
KAI Logistik terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menggandeng calon mitra.
Hingga Juni 2025, tercatat lebih dari 400 masyarakat dari berbagai wilayah telah mendaftar sebagai calon mitra.
Hal itu menunjukkan tingginya minat dan antusiasme masyarakat terhadap peluang usaha di sektor logistik yang dinilai stabil, berkelanjutan, dan strategis dalam menopang aktivitas perekonomian nasional.
Program kemitraan ini dirancang untuk memberikan akses wirausaha yang lebih mudah, cepat, dan terukur.
Prosedur pengajuan kemitraan dilaksanakan secara transparan, melalui tahapan berupa pengajuan administrasi, survei lokasi dan asesmen kelayakan.
Mitra yang memenuhi kriteria akan mendapatkan hak operasional, dukungan branding, pendampingan teknis dan bisnis, serta skema bagi hasil yang kompetitif.
Riyanta, Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, menjelaskan bahwa logistik tidak hanya berperan sebagai penghubung rantai pasok, tetapi juga sebagai penggerak roda ekonomi rakyat.
Program kemitraan ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam menghadirkan peluang usaha nyata yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Khususnya pada program kemitraan dengan skema Gerai, yang memungkinkan Ibu rumah tangga hingga mahasiswa dapat memulai usaha bermodalkan smartphone dan lahan di rumah.
“Hingga pertengahan 2025, kami telah mencatatkan 250 titik layanan. Secara keseluruhan, hingga Juni 2025, jumlah titik layanan berbasis kemitraan mencapai 229 titik, meningkat signifikan dan menunjukkan pertumbuhan konsisten dibandingkan tahun 2020 dengan jumlah 81 titik,” jelasnya.
Capaian ini menunjukkan pertumbuhan lebih dari 280% dalam lima tahun terakhir. Di tengah dinamika ekonomi global, sektor logistik tetap menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan yang positif.
Perusahaan melihat peluang besar dalam sektor ini untuk terus membuka akses pemberdayaan ekonomi, sekaligus memperkuat ekosistem logistik nasional hingga ke tingkat daerah.
Sepanjang semester 1 tahun 2025, KAI Logistik telah membuka 59 titik layanan baru yang dikelola oleh masyarakat melalui kemitraan.
“Sebagai upaya mempertegas perannya dalam memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi, perseoran berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan terus mendorong terciptanya ekonomi inklusif berbasis kemitraan,” tuturnya. (Rava/S-01)








