Baca Bersama Jawa Tengah Bersama Bunda Literasi Jateng

RATUSAN siswa ikut dalam gerakan “Baca Bersama Jawa Tengah“, di selasar Gedung Wisma Perdamaian, Selasa (6/5).

Ditemani Bunda Literasi Jateng Nawal Arafah Yasin, mereka larut dengan buku masing-masing, selama 20 menit, senyap, tanpa kata, tanpa suara.

Gerakan yang diinisiasi oleh Bunda Literasi Jateng menggandeng Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Jateng, boleh jadi acara perdana.

Namun, ajang itu menyedot antusiasme 150 siswa dari SMP, SMA, SMK, dan sejumlah perguruan tinggi di Kota Semarang.

Setelah 20 menit “Silent Reading”, para siswa kemudian diundang bergabung dengan Nawal Arafah, untuk menarasikan bacaan yang telah dicerna.

Nimas Chalya Prasetyo satu di antaranya siswi SMAN 3 Semarang yang akrab dipanggil Aya’ mengungkapkan telah membaca buku Hitam 2045 karya Henry Manampiring.

BACA JUGA  Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI 2026

Baginya buku itu memberikan sebuah horizon baru, akan sebuah kemungkinan di masa depan.

“Bagiku, membaca itu penting banget. Kalau tidak baca dari mana kita dapat informasi,” ujar siswi kelas X itu di depan Nawal.

“Sebenarnya bukan hanya membaca, tapi bagaimana kita menyerap dan menyaring informasi, memahami, dan mempraktikannya,” lanjutnya.

Hal serupa diungkapkan, siswa SMKN Jateng Hanif Desta. Baginya, kegiatan literasi seperti ini sangat seru. Sebab, kegiatan membaca dapat mengendurkan otak, saat tugas sekolah menumpuk.

“Baca bikin otak refresh, tenang. Kalau saya suka novel romance. Tidak hanya dari buku, saya juga suka baca lewat handphone seperti wattpad atau lewat Ijateng,” urainya.

Baca Bersama Jawa Tengah bangkitkan semangat baca

Melihat antusiasme itu, Nawal optimistis, gerakan “Baca Bersama Jawa Tengah” akan menjadi jembatan untuk membangkitkan semangat baca, di kalangan anak muda.

BACA JUGA  KPRI Bhakti Praja Provinsi Jateng Miliki Aset Rp131 Miiliar

Dia berharap, kegiatan serupa akan direpllikasi di 35 kabupaten/ kota dan menjadi acara rutin.  “Literasi banyak disempitkan maknanya, hanya dimaknai sebagai baca tulis saja,” kata Nawal.

“Tetapi sebenarnya, literasi adalah bagaimana kemampuan untuk menyerap informasi, kemampuan mengolah informasi untuk bisa bermanfaat bagi kehidupan,” lanjutnya.

Nawal berharap, akan timbul pemikiran kritis anak hingga remaja, dalam menyikapi sebuah informasi.

Apalagi, di tengah bombardir informasi di media sosial, sehingga mereka bisa membedakan mana informasi hoaks, dan mana yang kredibel.

Isteri Wakil Gubernur Taj Yasin ini pun membagikan tips gemar membaca untuk generasi muda. “Pertama pilih satu buku yang disenangi. Kita baca, kita selami maknanya maka kita akan tambah larut kecintaan pada buku,” ujar Nawal.

BACA JUGA  Program Makan Bergizi Gratis Hari Ketiga di Jawa Tengah Lancar

Kemudian alokasikan satu waktu dalam 24 jam, untuk membaca dan menulis. (Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

  • May 16, 2026
Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam