Presiden Donald Trump Buka Negosiasi Tarif Timbal Balik

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan terbuka untuk melakukan negosiasi tarif timbal balik yang diumumkan Kamis (3/4).

Di saat pasar saham AS anjlok akibat guncangan tarif. Wall Street mengalami sesi perdagangan terburuk sejak masa pandemi tahun 2020. Presiden Trump mengatakan bahwa ia bersedia bernegosiasi dengan negara lain untuk mendapatkan penawaran yang “luar biasa.”

“Kalau seseorang mengatakan mereka akan memberi kami sesuatu yang sangat luar biasa, selama mereka juga memberi kami sesuatu yang bagus,” ujarnya kepada wartawan di pesawat Air Force One, Kamis.

Pernyataan ini muncul setelah beberapa pejabat Gedung Putih bersikeras bahwa tarif timbal balik yang baru diumumkan tidak bisa dinegosiasikan.

BACA JUGA  Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Tolak Hentikan Perang

Hal ini semakin memperbesar ketidakpastian terhadap rencana tarif sang presiden dan menyebabkan pasar saham global merosot tajam.

Pengumuman tarif tersebut membuat panik pasar global karena para investor khawatir bahwa perang dagang global secara menyeluruh dapat mendorong ekonomi dunia ke dalam resesi.

Negosiasi Tarif Timbal Balik belum pasti

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa tarif dasar 10% akan mulai berlaku pada 5 April, sementara tarif timbal balik akan mulai berlaku pada 9 April, memberikan sedikit waktu untuk negosiasi atau tidak bisa dinegosiasi

Dikutip dari Euronews, pasar saham AS mengalami aksi jual besar-besaran yang belum pernah terlihat sejak 2020, ketika pandemi Covid-19 menyebabkan penutupan global dan gangguan ekonomi.

BACA JUGA  Presiden AS Umumkan Jeda 90 Hari untuk Tarif Timbal Balik

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok lebih dari 1.600 poin, atau 3,98%, S&P 500 jatuh 4,84%, dan Nasdaq Composite yang sarat saham teknologi merosot 5,97%.

Di antara saham teknologi besar, Apple memimpin kerugian dengan penurunan 9,25% akibat kekhawatiran terkait gangguan rantai pasok dan penjualan globalnya, terutama di China.

Pengumuman Trump tentang tarif 20% untuk barang-barang dari Uni Eropa memicu gejolak. Sebagai tanggapan, Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak para pelaku bisnis Eropa untuk menangguhkan investasi mereka di AS. (*/S-01)

BACA JUGA  Trump Siapkan Pertemuan Putin–Zelenskyy di Gedung Putih

Siswantini Suryandari

Related Posts

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Presiden Usulkan Calon Tunggal untuk Gubernur BI

MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengusulkan satu nama untuk calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Usulan itu sudah disampaikan melalui Surat Presiden ke pimpinan DPR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden