Trump: Warga Palestina Tidak Punya Hak Kembali ke Gaza

WARGA Palestina tidak memiliki hak untuk kembali ke Jalur Gaza. Hal itu ditegaskan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena dua juta warga Palestins akan direlokasi ke negara-negara tetangga.

“Tidak, mereka tidak akan memilikinya, karena mereka akan mendapatkan perumahan yang jauh lebih baik,” kata Trump kepada Fox News.

“Saya berbicara tentang membangun tempat permanen untuk mereka,” tegasnya.

Klip wawancara tersebut dirilis sehari setelah Trump mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk membeli dan memiliki Gaza.

Rencana itu mendapat kecaman global atas rencana yang dia ungkapkan minggu lalu.

Otoritas Palestina dan kelompok bersenjata Hamas yang telah berperang selama 16 bulan melawan Israel telah menyebabkan kejancuran besar-besaran di Gaza.

BACA JUGA  Prancis Akan Akui Negara Palestina di Konferensi PBB Juni 2025

Mereka menegaskan kembali bahwa tanah Palestina “tidak untuk dijual.”

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji proposal Trump sebagai “revolusioner dan kreatif.”

PBB telah memperingatkan bahwa setiap pemindahan paksa warga sipil dari wilayah pendudukan dilarang keras menurut hukum internasional dan perbuatan itu setara dengan pembersihan etnis.

Hal ini terjadi tiga minggu setelah gencatan senjata di Gaza.

Hamas telah membebaskan beberapa sandera Israel yang mereka tahan sebagai imbalan atas pembebasan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Militer Israel meluncurkan kampanye untuk menghancurkan Hamas sebagai tanggapan atas serangan lintas batas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan 251 lainnya disandera.

BACA JUGA  Rudy Giuliani Patah Tulang Usai Kecelakaan di New Hampshire

Lebih dari 48.200 orang telah tewas di Gaza sejak saat itu, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di wilayah tersebut.

Sebagian besar penduduk Gaza telah beberapa kali mengungsi, diperkirakan hampir 70% bangunan rusak atau hancur.

Ssstem kesehatan, air, sanitasi, dan kebersihan telah runtuh, serta terjadi kekurangan makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan tempat tinggal. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Iran Disebut Siap Perang Berbulan-bulan dengan AS

PERNYATAAN para pejabat Iran bahwa mereka siap berperang selama berbulan-bulan dengan Amerika Serikat dan Israel bukan bualan belaka. Hal itu bahkan diakui sendiri oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA). Menurut…

Gemilang di Kancah Dunia: SD Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI IACF

PRESTASI membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Islam PB Soedirman dalam ajang internasional SEJATI International Art and Culture Festival (IACF) yang diselenggarakan di Malaysia. Keikutsertaan siswa-siswi dalam festival seni dan budaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

  • May 16, 2026
Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam