881 Puskesmas di Jawa Tengah Buka Layanan CKG

SEBANYAK 881 Puskesmas di Jawa Tengah mulai membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara serentak, Senin (10/2).

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana melakukan tinjauan langsung terhadap layanan tersebut di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang pada hari pertama pelaksanaan program.

Ia juga berbincang dengan sejumlah warga yang menggunakan layanan tersebut untuk memastikan jalannya palayanan.

“Cek kesehatan gratis hari ini diluncurkan Presiden RI, dilaksanakan di seluruh Indonesia,” kata Nana disela-sela tinjauan.

Untuk Jawa Tengah, lanjut dia, sebanyak 881 puskesmas mulai melaksanakan program tersebut. Program ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk deteksi dini terhadap penyakit.

Program tersebut diharapkan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memeriksa kesehatannya, karena layanannya gratis.

BACA JUGA  Kecelakaan Maut di Tol Batang-Semarang, Tiga Orang Tewas

Ia juga berharap, warga yang sudah memanfaatkan layanan tersebut,  bisa menyampaikan informasinya  lebih luas kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat secara luas.

Program cek kesehatan gratis ini diperuntukkan tiga kategori. Pertama, untuk masyarakat yang sedang berulang tahun, mulai bayi hingga lansia.

Kedua, untuk anak sekolah terutama di saat ajaran baru, dan ketiga, cek kesehatan gartis diperuntukkan untuk ibu hamil dan balita.

881 Puskesmas di Jawa Tengah siap melayani CKG

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar menambahkan,  prinsip dari program ini adalah deteksi dini terhadap penyakit menular dan tidak menular.

“Cek kesehatan gratis ini memberi layanan deteksi berbagai macam masalah kesehatan,” kTa Yunita.

BACA JUGA  Dunia Usaha Respon Positif dengan Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Mulai mulai dari gigi, telinga, mata, hipertensi, TB, gula darah, jantung, kanker hingga kesehatan mental.

Dalam proses pendaftaran, masyarakat bisa mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile di Play Store dan melakukan registrasi atau pendaftaran.

Pada 30 hari sebelum ulang tahun pengguna, akan ada notifikasi atau pemberitahuan dari aplikasi tersebut.

Pada tujuh hari sebelum hari ulang tahun, akan ada skrining melalui aplikasi.

Terdapat  kuesioner mengenai ada atau tidaknya gejala penyakit tertentu yang dialami pengguna. “Masyarakat nanti bisa memilih tanggal pemeriksaan, kapan, dan lokasinya,” ucap Yunita.

CKG untuk ulang tahun

Pun demikian, masyarakat yang datang ke puskesmas tanpa mendaftar pada aplikasi juga dilayani,  namun diharapkan untuk bisa mendaftar di Satu Sehat Mobile.

BACA JUGA  Mbak Ita Akui masih Banyak PR belum Selesai di Semarang

Salah seorang pengguna layanan, Naysheilla Anindya Putri telah mendapatkan layanan deteksi dini penyakit melalui program CKG pada momen hari ulang tahunnya.

Ia memanfaatkan layanan tersebut di Puskesmas Pandanaran Kota Semarang.

“Saya tanggal 6 Februari ini ulang tahun. Tahu (informasi CKG) dari media sosial,” kata pelajar kelas 12 SMK Theresiana Kota Semarang ini.

Naysheilla mendapat layanan pemeriksaan dari petugas puskesmas, di antaranya berupa deteksi hemoglobin, gigi, dan lainnya. (Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Bandung Sulap Ruang Bawah Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

KAWASAN di bawah flyover Pasupati, tepatnya setelah Balubur Town Square (Baltos) menuju Jalan Pelesiran, kini memiliki wajah baru. Itu setelah Pemerintah Kota Bandung meresmikan Andalan Kuliner Pasupati (Anderpas) pada Jumat,…

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

PUSAT Studi dan Kebijakan Publik dan Politik (PUSTAKA) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei dan kajian mereka ada dua temuan fundamental yang membutuhkan intervensi kebijakan publik berbasis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

  • October 31, 2026
Bali United dan Persita Pesta Gol, Madura United Bungkam PSM

Pemkot Bandung Sulap Ruang Bawah Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

  • October 31, 2026
Pemkot Bandung Sulap Ruang Bawah Flyover Pasupati Jadi Sentra Kuliner

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

  • October 31, 2026
Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

  • October 30, 2026
90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

  • October 30, 2026
Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

  • October 30, 2026
Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur