KBRI Kuala Lumpur Desak Malaysia Selidiki Penembakan 5 PMI

PENEMBAKAN 5 PMI (pekerja migran Indonesia) mendapat perhatian serius KBRI di Kuala Lumpur.

KBRI Kuala Lumpur mendesak Pemerintah Malaysia untuk menyelidiki lebih lanjut penembakan 5 PMI dilakukan oleh APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia).

“Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur telah memonitor informasi insiden penembakan WNI di sekitar Perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia,” kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha dalam keterangan di Jakarta, Senin (27/1).

KBRI akan mengirimkan nota diplomatik usai peristiwa penembakan 5 WNI menyebabkan satu tewas dan 4 orang lainnya luka-luka.

“KBRI akan mengirimkan nota diplomatik untuk mendorong dilakukannya penyelidikan atas insiden tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan excessive use of force,” kata dia.

BACA JUGA  Puluhan Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia

Saat ini pihaknya tengah meminta akses untuk bisa menjenguk jenazah.

“KBRI telah meminta akses ke konsuleran untuk menjenguk jenazah dan menemui para korban luka,” kata Judha.

Penembakan 5 PMI berlebihan

Sebelumnya Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani  mengecam tindakan atau penggunaan kekuatan berlebihan oleh APMM terhadap 5 PMI.

Wamen Christina mengatakan peristiwa penembakan pekerja migran Indonesia,  Jumat (24/1) pukul 03.00 dinihari waktu Malaysia.

Satu pekerja migran meninggal dunia, satu lainnya dalam kondisi kritis. Dan tiga orang dirawat di beberapa rumah sakit dii Selangor, Malaysia.

Kementerian P2MI mendesak pemerintah Malaysia segera mengusut peristiwa tersebut.

“Dan mengambil tindakan tegas terhadap petugas patroli APMM. KemenP2MI akan memberikan bantuan hukum dan pemulangan jenazah. (*/S-01)

BACA JUGA  Malaysia dan China Siap Investasi Rp62,3 Triliun di Jawa Tengah

Siswantini Suryandari

Related Posts

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen  yang menghadirkan kualitas dan rivalitas sepak bola terbaik di kawasan Asia Tenggara. Menurut Erick, besarnya perhatian FIFA terhadap…

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

Sebanyak 56.000 tiket pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia pada matchday kedua Grup A, FIFA ASEAN Cup 2026 telah terjual hingga Senin 28 September 2026 pukul 12.00 WIB. Angka tersebut masih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

  • September 28, 2026
56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual,  Antusiasme Suporter kian Tinggi