Make-A-Wish Indonesia Beri Asa untuk Anak Berpenyakit Kritis

MAKE-A-Wish Indonesia bisa memberikan harapan, kekuatan dan kebahagiaan bagi anak-anak Indonesia dengan penyakit kritis.

Untuk itulah Make-A-Wish Indonesia kini resmi hadir di Indonesia dan diresmikan Rabu (2/10) di Gedung Bursa Efek Jakarta.

“Kami merasa terhormat untuk meluncurkan Make-A-Wish Indonesia dan membawa kekuatan penyembuhan dari sebuah harapan kepada anak-anak yang menghadapi penyakit kritis,” kata Imelda Tanoyo, CEO Make-A-Wish Indonesia.

Imelda menambahkan bahwa misinya adalah menciptakan momen ajaib bagi anak-anak.

Dan memberikan mereka keberainan dan optimisme yang mereka butuhkan selama mereka menjalani pengobatan.

“Kami percaya bahwa satu harapan dapat mengubah segalanya,” ujarnya.

Sejak didirikan, Make-A-Wish telah mewujudkan lebih dari 585.000 harapan yang mengubah hidup anak-anak di seluruh dunia.

Imelda memberi contoh ada anak yang mengidep kanker tulang. Ia selama ini hanya sibuk berobat dan tidak bisa bermain dan bersekolah seperti anak lainnya.

Namun anak tersebut punya cita-cita ingin menjadi programmer dan membutuhkan laptop. Impiannya diwujudkan oleh Make-A-Wish Indonesia dengan diberi hadiah laptop.

Demikian juga anak lainnya yang senang menyanyikan lagu-lagunya Agnez Mo akhirnya bisa berduet dengan penyanyi idolanya.

dr. Reisa Broto Asmoro sebagai Brand Ambassador Make-A-Wish Indonesia menambahkan bahwa anak-anak yang sakit tetap punya cita-cita, mimpi, dan harapan.

Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk mewujudkan harapan mereka menjadi nyata,

Make-A-Wish Indonesia Harapan untuk Anak

Setiap harapan memberikan pengalaman luar biasa bagi seorang anak memungkinkan mereka untuk bermimpi di luar keterbatasan mereka.

Dan menawarkan sumber kekuatan selama masa pengobatan.

Kini, misi luar biasa ini memperluas jangkauannya ke Indonesia. Tujuannya mengubah hidup banyak anak dan keluarga mereka.

Diperkirakan ada 45.000 kasus baru yang memenuhi syarat di Indonesia setiap tahunnya.

Luciano Manzo, Presiden & CEO Make-A-Wish International menambahkan ia sangat senang menyambut Make-A-Wish Indonesia ke dalam keluarga globalnya.

‘Setiap afiliasi baru memungkinkan kami untuk menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan kekuatan transformatif dari sebuah harapan,” ujarnya.

Peluncuran di Indonesia adalah bukti dedikasi luar biasa dari para relawan, donor, dan mitra yang percaya pada dampak dari sebuah harapan,’ lanjut Manzo.

Make-A-Wish ndonesia bekerja sama dengan dokter, perawat, pekerja sosial, dan keluarga untuk mengidentifikasi anak-anak berusia antara 3 hingga 17 tahun  hidup dengan penyakit kritis.

Sebagai langkah awal, Make-A-Wish Indonesia bekerja sama dengan dua rumah sakit terkemuka di Jakarta, RS Kanker Dharmais dan RS Harapan Kita.

Tujuannya untuk mengidentifikasi dan mendukung anak-anak yang memenuhi syarat dengan penyakit kritis.

Siswantini Suryandari

Related Posts

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

HINGGA saat ini masih banyak terjadi kekerasan di lingkungan kampus, baik yang dilaporkan maupun tidak dilaporkan. Untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga…

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari