120 UMKM Binaan Kemenkop UKM dan SBM ITB Lulus Kurasi

  • Ekonomi
  • August 25, 2024
  • 0 Comments

SEBANYAK 120 UMKM binaan program Mikro Mandiri Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) dan The Greater Hub, Sekolah Bisnis Manajemen ITB (SBM ITB), berhasil lulus kurasi, setelah
melalui proses pelatihan dan seleksi.

“Dari total 706 pendaftar, kami telah melaksanakan program sharing session, pelatihan, dan pendampingan. Sehingga terpilih 120 usaha mikro terbaik yang siap berkolaborasi, serta mengembangkan pasar dan pembiayaan usaha. Usaha mikro yang lolos seleksi ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” kata Dr. Dina Dellyana, MBA., CIM- Koordinator Inkubator Bisnis SBM ITB, Dr Dina Dellyana melalui keterangannya, Minggu (25/8)

Menurut Dina, program ini dirancang khusus untuk mendukung usaha mikro dalam mengembangkan akses pemasaran dan pembiayaan melalui berbagai metode.

BACA JUGA  Wali Kota Semarang Dorong Pelaku UMKM Peduli Lingkungan

“Saat ini 120 UMKM tersebut, sedang menjalani program coaching daring bersama praktisi di bidangnya. Dengan tema pemaksimalan kanal penjualan, perencanaan bisnis dan budgeting yang akan berlangsung selama 6 minggu,” jelas Dina.

Dapat pendampingan

Dina menambahkan, setiap UMKM akan mendapatkan pendampingan untuk praktik langsung dalam memaksimalkan kanal penjualan tertentu. Selain itu, UMKM juga akan dibimbing dalam menyusun perencanaan bisnis yang dapat digunakan untuk pengajuan pembiayaan.

Program Pendampingan Usaha Mikro Mandiri 2024 adalah inisiatif Kemenkop UKM Deputi Bidang Usaha Mikro, untuk membantu usaha mikro mengatasi tantangan seperti rendahnya pemahaman kewirausahaan, legalitas usaha,
kualitas produk, serta minimnya inovasi dan akses pembiayaan.

“Melalui pendampingan intensif, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM skala mikro. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan usaha mikro di seluruh Indonesia,” tuturnya.

BACA JUGA  Warga masih Kesulitan Mendapat Elpiji 3 Kg

Sedangkan peserta program pendampingan usaha mikro mandiri ini kata Dina, berasal dari bisnis kuliner, fashion, kerajinan, kecantikan.

Pertanian, Perkebunan, peternakan danperikanan. Mereka sangat bersemangat mengikuti rangkaian program yang panjang ini.

Harapannya semoga setelah mengikuti seluruh rangkaian ini, mereka bisa mendapatkan akses pasar dan pembiayaan yang efektif dan impactful untuk usaha mereka nantinya. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

MESKI terjadi peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berhasil memenuhinya. Area Manager Communication, Relations, &…

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

UNTUK mendukung ketahanan serta optimalisasi distribusi energi nasional, Kalog meresmikan Container Yard (CY) 2 Merapi. Fasilitas yang mulai beroperasi sejak 3 Maret lalu itu menjadi bagian dari pengembangan layanan Kalog…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V Bidang Hukum Versi Scimago

  • March 30, 2026
UIN Sunan Kalijaga Masuk Ranking V  Bidang Hukum Versi Scimago

Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

  • March 30, 2026
Tertular Campak, Dokter Asal Kabupaten Cianjur Wafat 

Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

  • March 30, 2026
Para Siswa Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Gembira

Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

  • March 30, 2026
Tingkatkan Pelayanan, Manajemen Gembira Loka Zoo Naikkan Harga Tiket

Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

  • March 30, 2026
Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

  • March 30, 2026
Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK