Peran Dewan Syuro Diamputasi, Muktamar PKB akan Diulang

PERSETERUAN di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepertinya akan berlangsung panjang. Pasalnya, kader PKB yang berseberangan dengan kubu Muhaimin Iskandar akan menggelar muktamar tandingan pada awal September mendatang. Hal ini dikatakan Sekretaris DPP PKB Malik Haramain saat dikonfirmasi Minggu (25/8/2024).

Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan PB NU dan sesuai dengan mandat dari sejumlah DPC,  semuanya menyatakan jika Muktamar PKB di Nusa Dua cacat secara organisatoris dan tidak sesuai AD/ART partai.

Menurutnya, keputusan menggelar Muktamar ulang dilakukan setelah mendapat mandat untuk menggelar Muktamar dari ratusan DPC dan DPW se-Indonesia. Mandat tersebut akan disampaikan ke PB NU untuk mendapat restu. Apabila disetujui oleh PBNU maka akan segera digelar Muktamar ulang.

BACA JUGA  Jateng Pastikan PKB 2026 Tak Naik, Kaji Diskon 5%

“Sementara rencananya akan digelar pada 2-3 September di Jakarta, kalau mandat ditanggapi (PBNU) maka muktamar bisa segera digelar,” kata Malik Haramain.

Dia menambahkan Muktamar yang digelar Muhaimin Iskandar di Nusa Dua Bali tidak sah dan cacat hukum. Pasalnya, berdasarkan Mukernas PKB pada 23 Juli 2024 lalu Muktamar akan digelar akhir tahun setelah Pilkada serentak. Namun dalam perjalannya kubu Muhaimin malah mempercepat pelaksanaan Muktamar.

Miliki kewenangan

Selain itu, selama kepemimpinan Muhaimin, terjadi pergeseran dari semangat awal ketika PKB didirikan. Di mana posisi Dewan Syuro diamputasi sedemikian rupa.

Saat didirikan, Dewan Syuro memiliki kewenangan membuat dan mengawal kebijakan strategis. Tapi sejak 2018 dewan Syuro hanya memiliki kewenangan mengawasi.

BACA JUGA  KH Ubaidullah Shodaqoh Minta Pers Jaga Etika dan Kode Etik

“Muhaimin satu-satunya tokoh sentral yang tidak bisa diawasi atau disupervisi dewan syuro, padahal kiai punya peran besar. Sentralisasi oleh Muhaimin Iskandar kemudian memunculkan keputusan partai yg selalu tertutup, tidak libatkan kiai dan ulama,” ucap Malik Harmain. (Aci/N-01

Dimitry Ramadan

Related Posts

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

RENCANA pemerintah yang akan memberikan telepon seluler (HP) gratis kepada masyarakat untuk mendukung penyaluran bantuan sosial menjadi pro dan kontra. Sejatinya pemerintah memang perlu mengkaji ulang rencana pembagian telepon seluler…

Sekjen PBB Puji Peran Aktif Indonesia dalam Menjaga Perdamaian

SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengapresiasi kontribusi Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian. Guterres juga memuji kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif serta memajukan aksi iklim. “Terima…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tingkatkan Layanan, KAI Logistik Hadirkan Fitur Live Chat di Website

  • October 21, 2026
Tingkatkan Layanan, KAI Logistik Hadirkan Fitur Live Chat di Website

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan