Jateng Terus Kembangkan Aplikasi ‘Sedunia’ untuk Permudah ke Luar Negeri

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah terus mengembangkan aplikasi ‘Sedunia’ (Sistem Pelayanan Administrasi Perjalanan Luar Negeri). Aplikasi itu untuk mempermudah akses pengurusan administrasi perizinan ke luar negeri bagi eksekutif dan legislatif di Jawa Tengah.

Kepala Biro Pemerintahan Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setda Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menyampaikan, sejak diluncurkan pada 19 Januari 2021 lalu, aplikasi Sedunia terus digunakan sampai sekarang. Hal itu karena keberadaan aplikasi yang terbukti memudahkan proses perizinan ke luar negeri.

“Agar lebih mudah dan nyaman, kami terus meng-update fitur pada aplikasi Sedunia. Jadi, semua PIC akan dapat menggunakannya dengan mudah. Bagaimana pun, aplikasi dibuat untuk memudahkan pengurusan,” bebernya Rabu (31/7/2024).

BACA JUGA  Jateng masih Butuh 2.418 Dapur SPPG Dukung Program MBG

Untuk tekan covid-19

Diakui, awalnya, Sedunia dibuat untuk meminimalkan kontak dalam pengurusan perizinan ke luar negeri, dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Namun pada perkembangannya aplikasi tersebut ternyata mempermudah dan mempercepat proses pengurusan, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah yang jauh dari Ibu Kota.

Masrofi menambahkan, penyempurnaan fitur terus dilakukan. Saat ini Sedunia digunakan untuk pelayanan izin perjalanan ke luar negeri dengan alasan penting bagi kepala daerah, wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD.

“Selain itu, pelayanan izin perjalanan dinas bagi Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD, serta bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) se-Jawa Tengah,” jelas dia.

BACA JUGA  Ponpes Sambut Baik Beasiswa Santri Pemprov Jateng

Meski aplikasi tersebut dibuat Pemprov Jateng, kata Masrofi, namun bisa digunakan oleh seluruh kabupaten/ kota di provinsi ini. Setidaknya, 70 PIC (person in charge) yang memiliki akses, terdiri dari 35 sekretariat daerah, dan 35 sekretariat DPRD.

“Mulai 2021 sampai 2023 lalu, Sedunia sudah melayani sekitar 1.368 surat. Ke depan, insyaallah tahun depan, Sedunia akan terintegrasi dengan tiga sistem aplikasi di Kementerian, yakni Siola (Kemendagri), Simpel (Kemensetneg), dan Exit Permit (Kemenlu),” tandasnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Pemprov Jateng Terbitkan SE Larang ASN Gunakan Elpiji 3 Kg

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengapresiasi pengelolaan kebun kelengkeng di wilayah Tulangan karena dinilai berhasil memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai destinasi agrowisata. “Alhamdulillah hari ini kita…

Jelekong Berpeluang Jadi Lokasi PSEL Bandung Raya

KAWASAN Jelekong yang terletak di Kabupaten Bandung berpotensi menjadi salah satu lokasi pengembangan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Bandung Raya. Hal itu menyusul hasil tinjauan awal dari…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

  • March 31, 2026
Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

  • March 31, 2026
UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak

  • March 31, 2026
Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak

Minimnya Transparansi Algoritma Platform Digital Harus Jadi Perhatian

  • March 31, 2026
Minimnya Transparansi Algoritma Platform Digital Harus Jadi Perhatian

Pengalihan 58% Dana Desa untuk KMP Bisa Lemahkan Otonomi Desa

  • March 31, 2026
Pengalihan 58% Dana Desa untuk KMP Bisa Lemahkan Otonomi  Desa

Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kini Semakin Diminati 

  • March 31, 2026
Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kini Semakin Diminati