Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

KAI Logistik (Kalog) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem logistik yang inklusif. Salah satunya diwujudkan melalui program kemitraan Kalog Express, yang hingga saat ini telah berkembang menjadi 264 titik kemitraan yang tersebar di berbagai wilayah operasional KAI Logistik di Jawa, Bali dan Sumatera Selatan (Sumsel).

Program kemitraan tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk membangun usaha di sektor logistik dengan memanfaatkan jaringan, sistem, dan dukungan operasional perusahaan. Selain memperluas akses layanan pengiriman bagi pelanggan, program ini juga menjadi salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penciptaan peluang usaha dan sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Manager of Public Relations Kalog, Adjeng Putri Adhatu menyatakan, kemitraan merupakan strategi perusahaan untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Pihaknya percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  KAI Logistik Kirim 7.600 Sepeda Motor Selama Angkutan Nataru

Usaha sendiri

“Melalui program kemitraan Kalog Express, kami membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki usaha sendiri dengan dukungan ekosistem logistik yang telah terbangun. Sehingga mereka dapat memperoleh penghasilan sekaligus berkontribusi dalam memperluas layanan logistik nasional,” terangnya.

Menurut Adjeng, program ini sejalan dengan implementasi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Di sisi lain, pengembangan kemitraan Kalog Express juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8.

Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, melalui penciptaan peluang usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat, SDG 17, Kemitraan untuk mencapai tujuan, melalui kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam membangun ekosistem logistik yang berkelanjutan.

“Melalui skema kemitraan tersebut, mitra memperoleh berbagai dukungan mulai dari pendampingan dan pelatihan bisnis, penggunaan sistem digital yang terintegrasi, hingga akses ke jaringan operasional perusahaan yang tersebar luas,” tuturnya.

BACA JUGA  Terminal Ronggowarsito Jadi Pusat Logistik Terintegrasi

Potensi komisi

Mitra sebut Adjeng, juga berkesempatan memperoleh potensi komisi yang kompetitif, menjalankan usaha secara mandiri, serta memanfaatkan prospek industri logistik yang terus bertumbuh dengan dukungan kredibilitas Kalog sebagai bagian dari ekosistem BUMN.

Selain itu, layanan Kalog Express didukung oleh berbagai keunggulan operasional, seperti sistem digital yang memudahkan transaksi dan monitoring, jaringan operasional yang kuat. Ketepatan waktu pengiriman, layanan yang andal dan terpercaya, serta jangkauan distribusi yang semakin luas. Dukungan tersebut memberikan fondasi bagi mitra untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“Bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai mitra, proses pendaftaran dirancang sederhana dan transparan. Calon mitra hanya perlu melakukan registrasi, mengikuti proses seleksi dan wawancara, menyelesaikan administrasi, mengikuti pelatihan bisnis dan penggunaan sistem, kemudian siap menjalankan usaha bersama Kalog Express,” ucapnya.

BACA JUGA  KAI Logistik Catat Pertumbuhan Layanan Kurir 11 Persen

Perluas jaringan

Adjeng menambahkan, pendaftaran kemitraan dapat dilakukan secara daring melalui laman kailogistik.id/kemitraan atau melalui portal digital kemitraan Kalog yang disediakan bagi calon mitra dengan link berikut:
– Perorangan/Personal : https://b2b.kalogistics.co.id/kemitraan-digital-registrasi/registrasi/kemitraan/personal/steps
– Corporate/Badan Usaha : https://b2b.kalogistics.co.id/kemitraan-digital-registrasi/registrasi/kemitraan/corporate/steps

“Ke depan, kami akan terus memperluas jaringan kemitraan sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan logistik yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas. Dengan semakin banyaknya titik kemitraan, perusahaan optimistis dapat mendorong pertumbuhan UMKM, memperluas akses layanan logistik nasional, dan memperkuat pemerataan ekonomi di berbagai daerah” sambungnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, terus mendorong badan usaha milik daerah (BUMD) agar berinovasi. Terutama untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah di tengah berbagai kebijakan anggaran saat ini. Salah satunya…

Dukung Swasembada Pangan, Mentan Amran Borong Benih dan Alat Tani ITS

MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman memborong sejumlah inovasi teknologi pertanian karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di lahan kampus ITS, Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Langkah itu dilakukan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Barros Antar Kemenangan Persib

  • July 25, 2026
Gol Barros Antar Kemenangan Persib

15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

  • July 25, 2026
15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

  • July 25, 2026
Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

  • July 25, 2026
Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

  • July 25, 2026
Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

  • July 25, 2026
Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal