
UNIVERSITAS Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, mewisuda 868 sarjana, 40 magister dan 1 doktor pada upacara Wisuda Periode V Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Auditorium WR Supratman, Sabtu.
Di antara para wisudawan tersebut, terdapat tiga mahasiswa internasional, yaitu Mericio Juvinal Dos Reis dari Timor Leste (Magister Ilmu Komunikasi), Thadar Shin Thant dari Myanmar (Magister Ilmu Tanah), dan Han Nadi Oo dari Myanmar (Magister Manajemen).
Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Prof. Dr. Mohamad Irhas Effendi, M.Si., dalam sambutannya mengajak seluruh lulusan Kampus Bela Negara untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
“Jangan pernah berhenti belajar. Ilmu yang Saudara peroleh di bangku kuliah merupakan fondasi, bukan tujuan akhir,” ujar Rektor.
Penguasaan teknologi
Rektor juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan teknologi yang makin pesat serta transformasi di berbagai organisasi.
Dikatakan lulusan UPN harus mampu menguasai teknologi tanpa meninggalkan nilainilai kemanusiaan.
“Teknologi tidak akan pernah menggantikan nilai-nilai kemanusiaan. Empati, kepedulian, kejujuran, integritas, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, dan kebijaksanaan tetap menjadi keunggulan manusia yang tidak dapat digantikan oleh mesin,” pesan Rektor.
Selain itu, Rektor mengingatkan para wisudawan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dengan memegang teguh kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta etika profesi dalam setiap langkah pengabdian.
Beri kontribusi terbaik
Sebagai alumni Kampus Bela Negara, para lulusan juga diharapkan terus mengamalkan nilai-nilai Bela Negara dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap jujur, menolak korupsi, menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta memberikan karya dan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
“Saya yakin, Saudara semua mampu menjadi bagian dari generasi yang akan membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Rektor.
Perwakilan mahasiswa internasional, Mericio Juvinal Dos Reis, menyampaikan apresiasi kepada UPN Veteran Yogyakarta atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk menempuh pendidikan melalui program beasiswa.
Wisudawan Program Magister Ilmu Komunikasi tersebut berharap agar UPN terus memperkuat jejaring kerja sama dengan para alumni mahasiswa internasional.
Menurutnya, hubungan baik yang terjalin dengan para alumni dapat menjadi jembatan untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai negara.
“Waya berharap agar UPN Veteran Yogyakarta gointernational dengan membina hubungan baik dengan semua negara,” tuturnya.
Penghargaan karya cendekia
Pada periode ini, terdapat 17 wisudawan yang berhasil meraih penghargaan Karya Cendekia. Penghargaan ini diberikan kepada lulusan yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik baik dalam maupun luar negeri, lulus dengan masa studi singkat, serta aktif berkegiatan organisasi maupun sosial.
Lulusan terbaik peraih peringkat pertama Karya Cendekia dalam wisuda kali ini adalah Jonathan Stanley Federico Purnomo dengan IPK 3,9 dan lama masa studi 3 tahun 10 bulan.
Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional ini, mengukir prestasi pada 10 kejuaraan taekwondo tingkat nasional,mempublikasikan karya tulis ilmiah, serta aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan.
Sebagai informasi, sebanyak 610 wisudawan meraih predikat Lulus Dengan Pujian (Cumlaude). Sementara, IPK tertinggi untuk Program Magister adalah 4,00 dan Program Sarjana 3,98. Masa studitercepat adalah 1 tahun 5 bulan 11 hari untuk Program Magister dan 3 tahun 5 bulan 8 hari untuk Program Sarjana. (AGT/M-01)







