Wisudawan Telkom University Diharap Bisa Jadi Agen Perubahan

REKTOR Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya berharap para wisudawan bisa menjadi agen perubahan dan membawa perubahan positif di bidang masing-masing.

Hal itu dikatakan Adiwijaya dalam acara wisuda di Telkom University Convention Hall (TUCH) pada 5-7 Desember. Ada sebanyak 4.575 mahasiswa yang diwisuda dalam dalam acara itu.

“Semoga kelulusan ananda akan menjadi keberkahan untuk keluarga, dan masa depan wisudawan dan wisudawati akan berkah,” ungkap  Adiwijaya.

Menurut Adiwijaya Telkom University ingin berkontribusi, memberikan manfaat bagi Indonesia. Inilah modal utama, selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bagi bangsa.

Ia juga   berkomitmen Telkom University untuk mencetak lulusan yang berorientasi pada kemajuan bangsa. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai moral yang ditanamkan selama masa studi, para lulusan diharapkan mampu membawa perubahan positif.

BACA JUGA  15 Persen Lulusan Instiper sudah Bekerja Sebelum Wisuda

“Keberagaman latar belakang dan program studi yang diikuti menjadi kekuatan utama yang siap mendorong kemajuan Indonesia ke depan,” terang Adiwijaya.

Dengan 4.575 lulusan yang siap berkiprah, Telkom University terus membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi terbaik.

“Semoga lulusan Tel-U dapat terus membawa nama baik universitas dan menjadi bagian dari solusi atas tantangan global yang semakin kompleks,” ucap Adiwijaya.

Generasi tangguh

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. H.M. Samsuri menambahkan para wisudawan dapat menunjukan diri sebagai generasi yang tangguh, yang tentu siap untuk menghadapi tantangan masa depan.

Hal sama disampaikan Direktur Utama BPK Yayasan Pendidikan Telkom Dodi Irawan. Ia berharap ilmu yang telah diraih akan menjadi bekal untuk membawa manfaat dan perubahan positif.  (Rava/N-01)

BACA JUGA  Luban Mozai College Wisuda Angkatan Pertama

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara