Resmikan Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto, Sultan Mau Jadi Ruang Pembentukan Karakter

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi Bupati Sleman, Harda Kiswaya, serta Ketua Yayasan De Britto, Romo Pitoyo meresmikan Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto yang berlokasi di Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Sleman, Jumat (24/7).

Ketua Yayasan De Britto, Romo Pitoyo menjelaskan bahwa Laboratorium Alam dibangun dengan filosofi sebagai ‘ruang membentuk orang’.

Menurutnya, ruang tidak hanya berfungsi sebagai wadah pasif, tetapi juga menjadi entitas yang mampu membentuk perilaku, pola pikir, emosi, hingga identitas seseorang.

Ruang pembelajaran lintas disiplin

Peresmian Laboratorium Alam SMA Kolese De Britto yang berlokasi di Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Sleman, Jumat (24/7). (Dok.Ist)

Melalui Laboratorium Alam ini, lanjut Romo Pitoyo, peserta didik diharapkan memperoleh ruang pembelajaran lintas disiplin yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan kepemimpinan, sekaligus menjadi ruang refleksi dalam proses pembentukan karakter.

BACA JUGA  KPP Pratama Sleman Beri Penghargaan untuk Bupati atas Kontribusinya dalam Penerimaan Negara

Pada peresmian tersebut Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif bukan sekedar formalitas.

Sultan menekankan bahwa akademis penting namun jauh lebih penting adanya ruang pembentukan karakter.

“Pintar saja tidak cukup namun diperlukan pembentukan karakter bagi manusia. Saat ini kita dihadapkan pada perkembangan teknologi AI yang serba cepat tetapi AI tidak bisa melatih manusia menghadapi kegagalan dan kegelisahan yang menyertai proses berpikir,” kata Sri Sultan.

Sarana pembelajaran kontekstual

Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyambut baik dengan adanya laboratorium alam SMA Kolese De Britto ini.

Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mampu mengintegrasikan pendidikan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengalaman belajar secara langsung.

BACA JUGA  Museum Gunungapi Merapi Resmi Kembali Beroperasi

“Laboratorium alam dirancang sebagai ruang belajar terbuka yang memungkinkan peserta didik berinteraksi langsung dengan alam.”

“Melalui pendekatan experiential learning, para siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Harda. (AGT/M-01)

Related Posts

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

PEMERINTAH Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggandeng Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dalam upaya mengembangkan ayam kampung sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan peternak dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut…

Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

PEMERINAH Kota Bandung mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja informal. Kelompok itu menjadi perhatian karena memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam dan tidak seluruhnya terhubung dengan sistem perlindungan yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dukung Keamanan, PLN UP3 Perkuat Sinergi dengan Polres Pematangsiantar

  • October 23, 2026
Dukung Keamanan, PLN UP3 Perkuat Sinergi dengan Polres Pematangsiantar

Polda Jambi Ungkap Kasus Penimbunan 2.550 Liter BBM Subsidi Pertalite

  • October 23, 2026
Polda Jambi Ungkap Kasus Penimbunan 2.550 Liter BBM Subsidi Pertalite

Pangkas Risiko Demensia dengan Melakukan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

  • October 23, 2026
Pangkas Risiko Demensia dengan Melakukan Pola Hidup Sehat Sejak Dini

Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

  • October 23, 2026
Pemkab Blora Gandeng Fakultas Peternakan UGM Kembangkan Ayam Kampung

UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Pemkot Bandung Bidik Cakupan 97%

  • October 23, 2026
UPI Siapkan 1.000 Dosis Vaksin HPV, Pemkot Bandung Bidik Cakupan 97%

Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial

  • October 23, 2026
Pemkot Bandung Upayakan Pekerja Informal Dapat Perlindungan Sosial