Akui Salah Strategi, Pelatih Korsel Hong Myung-bo Hanya Bisa Sesali Diri

ARSITEK Korea Selatan (Korsel) Hong Myung-bo kini hanya bisa menyesali diri. Ia mengaku telah menerapkan strategi yang salah saat melawan Afrika Selatan pada laga terakhir di Grup A Piala Dunia 2026, di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Kamis WIB.

Akibat kekalahan itu, Korsel terpaku di posisi ketiga klasemen dengan nilai tiga dari tiga laga. Dengan posisi tersebut Taeguk Warriors hanya bisa menunggu untuk lolos sebagai tim peringkat ketiga terbaik di antara posisi ketiga lainnya di dalam Grup E, H, I, dan J.

Dia menjelaskan, keputusan yang diambilnya tidak berjalan sesuai rencana sehingga tim berpeluang tipis untuk melaju ke fase gugur atau babak 32 besar.

BACA JUGA  Prancis masih Terdepan dalam Perburuan Gelar

“Dalam panggung sebesar ini, pelatih kepala bertanggung jawab atas seluruh hasil,” kata Hong seusai pertandingan dalam laman FIFA.

Tidak turunkan Son

Lebih lanjut dia menjelaskan, tidak ada alasan lain selain penerapan strategi yang keliru dalam laga penentuan nasib Korsel tersebut.

Dalam laga itu Hong Myung-bo tidak memainkan pemain andalan Korsel Son Heung-min sejak awal. Ia baru memasukkan Son pada babak kedua menggantikan Hwang Hee-chan.

Korea Selatan kalah melalui gol tunggal Thapelo Maseko pada menit ke-63, yang sekaligus membawa Afrika Selatan lolos ke babak gugur

Bangga dengan tim

 

Di sisi lain, arsitek Afrika Selatan Hugo Broos mengaku bangga dengan perjuangan timnya menembus babak 32 besar. Dia menilai timnya menjalankan rencana permainan dengan sangat baik sehingga bisa meredam kecepakatan pemain Korsel.

BACA JUGA  KTT G20 Afrika Bahas Iklim, Utang, dan Kesenjangan Global

“Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat bagus secara taktis dan semua pemain menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Broos. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) terjadi  terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bahkan harus menutup…

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

SEKOLAH swasta Harapan Ibu memutuskan untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) penuh selama sepekan ke depan. Keputusan itu diambil agar tidak menggangu kegiatan belajar mengajar para murid dan guru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

  • August 10, 2026
Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

  • August 10, 2026
5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

  • August 10, 2026
Sambut HUT ke-81 RI, IDN Hadirkan Ragam Kegiatan di Destinasi Wisata

Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

  • August 10, 2026
Satlantas Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Rekayasa Lalu Lintas Terbaik Ops Ketupat Semeru 2026

Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

  • August 10, 2026
Tim KKN UGM Optimalkan Bank Sampah Lewat Komposter dan Ecobrick

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

  • August 10, 2026
Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI