
EKUADOR membuat kejutan pada laga terakhirnya di babak penyisihan Grup E. Dalam laga yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Jumat dini hari WIB, Ekuador di luar dugaan berhasil menumbangkan tim favorit Jerman 2-1.
Berkat kemenangan itu Ekuador berhasil mengamankan tiket ke 32 besar. Mereka finis ketiga di Grup E dengan empat poin. Tim Amerika Selatan itu lolos sebagai salah satu dari tim peringkat ketiga terbaik.
Sebaliknya, meski kalah Jerman tetap lolos ke babak gugur. Der Panzer bahka. tetap finis sebagai juara Grup E dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan, unggul selisih gol atas Pantai Gading yang juga mengumpulkan enam poin setelah mengalahkan Curacao 2-0 pada saat bersamaan.
Kedua gol Ekuador dicetak Nilson Angulo (9′) dan Gonzalo Plata (77′). Sedangkan gol Jerman dibuat Leroy Sane pada menit kedua.
Pantas kalah
Selepas laga, Kapten Jerman Joshua Kimmich mengakui timnya pantas kalah dari Ekuador. Menurutnya, mereka kehilangan kendali permainan setelah sempat unggul cepat dan membiarkan lawan berkembang sampai akhirnya membalikkan keadaan.
“Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian terlalu mudah kehilangan bola dan terus mengundang mereka menyerang. Kami membuat segalanya menjadi mudah bagi mereka dan membiarkan mereka berkembang,” ujar Kimmich.
Senada, Denis Undav menilai Ekuador tampil lebih agresif dan lebih tajam sepanjang pertandingan. Dia menegaskan timnya harus belajar dari kekalahan tersebut agar tidak mengulangi kesalahan.
“Ekuador bermain lebih agresif dan lebih tajam dibanding kami. Itu sesuatu yang harus kami pelajari dan kami ambil pelajaran ,” ujar Undav.
Bangga

Pada laga lain, Pantai Gading juga lolos ke babak 32 besar setelah mengalahkan Curacao 2-0 di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, Jumat dini hari WIB. Nicolas Pepe menjadi bintang kemenangan Les Elephants dengan memborong dua gol masing-masing pada menit ketujuh dan menit ke-64.
Pantai Gading finis sebagai runner-up Grup E dengan koleksi enam poin. Pantai Gading mengakhiri fase grup dengan jumlah poin yang sama seperti Jerman yang berada di puncak klasemen, tetapi kalah selisih gol.
Sementara itu, Curacao menempati dasar klasemen dan dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026.
“Ini adalah sumber kebanggaan dan kebahagiaan. Kami berhasil lolos ke babak gugur, jadi bagi masyarakat Pantai Gading ini adalah sesuatu yang membanggakan,” ujar Pepe. (*/M-01)






