Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut.

Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana di Rumah Dinas Wakil Bupati, Rabu (13/5).

​Pertemuan strategis yang difasilitasi oleh Kabid Kebudayaan, Kartini, itu berfokus pada pemetaan masa depan kesenian nusantara di tengah gempuran modernisasi.

PSNB memproyeksikan diri sebagai mitra strategis pemerintah untuk memastikan geliat seni tradisional tetap relevan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Tiga poin utama

PSNB beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana untuk melestarikan seni dan budaya tradisional. (Dok.Ist)

​Dalam pemaparannya, Penasihat PSNB, Siti Astutik, menekankan tiga poin utama yang menjadi landasan kerja sama ke depan.

Yaitu pelatihan intensif untuk mengasah kembali kemampuan para pelaku seni lokal. Kedua adalah pementasan berkala untuk menyediakan ruang unjuk gigi bagi seniman nusantara.

BACA JUGA  Wabup Sidoarjo Sidak ke Sejumlah Layanan Publik

Selanjutnya edukasi budaya untuk menanamkan kecintaan terhadap seni tradisional kepada generasi Z dan Alpha agar terhindar dari kepunahan.

​”PSNB ingin menjadi mitra Pemkab. Fokus kami adalah pelatihan, pementasan, dan edukasi budaya ke anak muda. Ini krusial agar seni tradisional kita tidak sekadar menjadi catatan sejarah, tapi tetap hidup dan dinikmati,” kata Siti Astutik.

Perkuat identitas lokal

​Wakil Bupati Mimik Idayana memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut. Ia menyatakan, Pemkab Sidoarjo siap membuka pintu kolaborasi bagi komunitas yang memiliki visi konkret dalam memperkuat identitas lokal.

​”Kami sangat terbuka untuk kolaborasi ini. Penguatan identitas budaya Sidoarjo memerlukan tangan-tangan kreatif dari komunitas seperti PSNB,” ujar Wabup Mimik.

BACA JUGA  Mushaf Alquran Berusia 2 Abad Terawat Baik di Sidoarjo

​Audiensi ini diproyeksikan tidak berhenti pada tataran diskusi. Hasil pertemuan ini diharapkan segera bertransformasi menjadi program kerja nyata yang berkelanjutan, sehingga dampak pelestarian budaya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas serta mampu meningkatkan daya tarik wisata budaya di Sidoarjo. (OTW/M-01)

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards