
IRAN memastikan Selat Hormuz dibuka secara penuh selama gencatan senjata. Hal tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Jumat.
“Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” kata Araghchi dikutip dari akun media sosialnya.
Menurutnya jalur perkapalan yang dibuka adalah sesuai koordinasi sebagaimana diumumkan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Republik Islam Iran.
Saat merespons pengumuman Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasi atas keputusan Teheran tersebut.
“Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Iran terbuka sepenuhnya dai siap untuk lalu lintas penuh. Terima kasih!” kata Trump dikutip di platform Truth Social-nya.
Tetap blokade
Namun, Trump juga menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan melanjutkan blokadenya terhadap pelabuhan Iran hingga negosiasi selesai. “Blokade laut akan tetap diberlakukan secara penuh terhadap Iran, hingga saat di mana transaksi dengan Iran 100 persen selesai.”
Meski begitu, Trump optimistis hal tersebut tak akan berlangsung lama. Sebab sebagian besar dari poin perundingan telah dinegosiasikan.
Sebelumnya, Prancis menyambut kehadiran Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dalam pertemuan Koalisi negara Sukarela (Coalition of the Willing) di Paris untuk membahas upaya pembukaan Selat Hormuz.
Menurut sumber, konflik Iran menambah tekanan bagi Eropa di tengah krisis yang sudah berlangsung akibat perang Rusia di Ukraina. (*/N-01)








