Wali Kota Bandung Lepas 1.679 Jemaah Haji

SUASANA haru dan khidmat menyelimuti pelepasan 1.679 calon jemaah haji asal Kota Bandung di Masjid Pusdai Kota Bandung Rabu (1/4),

Mereka terdiri dari 739 laki-laki dan 940 perempuan, dengan rentang usia yang cukup lebar, dari jemaah termuda berusia 16 tahun hingga tertua 91 tahun

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada acara itu menyebut bahwa keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkannya.

“Ini adalah undangan Allah SWT. Tidak semua yang mampu itu mau, dan tidak semua yang mau itu mampu. Maka kesempatan ini harus disyukuri dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Lima kloter

Menurut Farhan, para jemaah akan diberangkatkan dalam lima kloter melalui Bandara Kertajati, dengan jadwal mulai 25 April hingga 17 Mei 2026.

BACA JUGA  Jumlah Antrean Daftar Tunggu Haji di Sidoarjo Tertinggi Capai 85.164 Jemaah

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal, termasuk koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah yang tahun ini berperan penuh dalam penyelenggaraan.

“Meski masih terdapat sejumlah penyesuaian administratif, pelaksanaan haji tahun ini tetap berjalan optimal,” terangnya.

Dalam arahannya, Farhan mengingatkan para jemaah agar tidak teralihkan dari tujuan utama berhaji. Ia menyoroti kecenderungan sebagian jemaah yang terlalu fokus pada aktivitas di luar ibadah, seperti berburu oleh-oleh.

“Tidak ada kewajiban membeli emas atau oleh-oleh berlebihan. Jangan sampai energi habis untuk hal yang tidak wajib. Fokuslah pada ibadah,” ucapnya.

Cuaca ekstrem

Farhan menambahkan, pengalaman spiritual selama di Makkah dan Madinah jauh lebih berharga dibandingkan hal-hal bersifat material. Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang kuat.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Gunakan Penegakan Hukum Tangani Sampah

Perubahan cuaca ekstrem di Tanah Suci serta padatnya aktivitas ibadah menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah.

“Ibadah haji itu berat secara fisik. Jaga kesehatan, jangan memaksakan diri. Kalau sakit, ibadah tidak akan maksimal,” tandasnya.

Farhan mengingatkan pentingnya mengikuti manasik haji sebagai bekal pemahaman teknis, termasuk membedakan rukun, wajib, dan sunnah dalam ibadah. Secara khusus, ia menyoroti momen wukuf di Arafah sebagai inti dari seluruh rangkaian ibadah haji.

“Wukuf adalah puncak haji. Gunakan waktu itu untuk berzikir, bertobat, dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan tergoda hal-hal yang mengganggu kekhusyukan,” pesannya.

Haji mabrur

Farhan bahkan mengingatkan jemaah agar tidak tergoda aktivitas di luar tenda saat wukuf, yang dapat mengurangi nilai spiritual ibadah tersebut.  Farhan berharap para jemaah agar turut mendoakan Kota Bandung dan Indonesia di Tanah Suci.

BACA JUGA  Kota Bandung Berduka Wafatnya Acil Bimbo

“Doakan Kota Bandung menjadi kota yang unggul, amanah, dan agamis. Juga Indonesia agar selalu dalam keadaan aman, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.

Dengan penuh harap, Farhan melepas para jemaah agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.

“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kelancaran dan keberkahan,” doanya. (zahra/M-01)

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara