
AKTIVITAS pendidikan di Kota Bandung kembali bergeliat setelah libur panjang. Hari pertama masuk sekolah disambut penuh semangat oleh para siswa Sekolah Dasar Negeri 121 Caringin Holis, Kota Bandung.
Sejak pagi, suasana di SDN 121 Caringin Holis terlihat ramai. Para siswa datang dengan wajah ceria mengenakan seragam rapi dan membawa cerita liburan yang ingin dibagikan kepada teman-teman.
Tidak sedikit pula yang masih berusaha beradaptasi kembali dengan rutinitas bangun pagi setelah masa libur yang cukup panjang.
Proses pemulihan
Kepala sekolah SDN 121 Caringin Holis Kota Bandung, Yuningsih Senin (30/3) menyampaikan, hari pertama difokuskan pada pemulihan semangat belajar siswa dan momentum halalbihalal.
“Kami tidak langsung memberikan materi berat. Hari ini lebih kepada membangun kembali kedekatan, semangat, kesiapan siswa untuk belajar dan sebagai momentum Halal Bihalal,” ucapnya.
Selain itu kata Yuningsih, pihak sekolah juga mengingatkan pentingnya disiplin dan menjaga kesehatan, terutama setelah masa libur yang biasanya diisi dengan berbagai aktivitas di luar rumah. Pemeriksaan kebersihan dan kerapihan siswa pun menjadi perhatian di hari pertama.
Lalu lintas padat lagi
Di sisi lain, arus lalu lintas di sejumlah titik di Bandung juga terlihat lebih padat dibandingkan hari-hari libur sebelumnya. Hal ini menunjukkan aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal, seiring dimulainya kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu di SDN 135 Turangga Bandung hari pertama sekolah diisi dengan kegiatan seremonial dan penguatan kebersamaan, sesuai dengan instruksi dari Dinas Pendidikan (Disdik) yang diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan halalbihalal bersama siswa.
“Hari ini aktivitas belajar belum berjalan penuh dan difokuskan pada dua agenda tersebut. Sekolah juga dijadwalkan mengikuti halalbihalal di tingkat kecamatan. Setelah itu, siswa kembali melanjutkan kegiatan belajar dari rumah,” jelas Kepala sekolah SDN 135 Turangga Bandung Rohayati.
Rohayati menyebut, momentum Idulfitri dimanfaatkan untuk membangun kembali hubungan antarsesama warga sekolah. Saling memaafkan, baik antara siswa dengan siswa, guru dengan siswa, maupun antar guru. Selain itu juga untuk menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan.
“Masa awal masuk sekolah kerap menjadi tantangan karena sebagian siswa masih terbawa suasana libur panjang. Sekolah pun memberikan motivasi agar siswa kembali fokus belajar, terutama bagi siswa kelas VI yang akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA),” imbuhnya. (zahra/A-01)






