
WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan menyempatlan diri mengunjungi Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoosehari menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Farhan kembali menegaskan bahwa Bandung Zoo tidak akan dibuka pada masa lebaran ini hingga akhir April 2026. Hal ini berkaitan dengan kasus hukum yang belum selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan menggandeng Baznaz memberikan Kadeudeh pada 122 karyawan Kebun Binatang Bandung. Kadedeuh tersebut dianggap sebagai pengganti THR (Tunjangan Hari Raya) yang tidak didapatkan karyawan dari yayasan.
“Saya tegaskan, pemerintah kota tidak akan membuka Bandung Zoo pada masa lebaran ini. Saya mohon maaf dan harap maklum karena kondisinya memang tidak memungkinkan untuk dibuka”, ucapnya.
Ada jalan keluar
Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Mandiri Derenten, Yaya Suhaya mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang telah memperhatikan karyawan Bandung Zoo, tempat mereka bekerja sedang bermasalah sejak Agustus 2025.
Namun walaupun demikian Yaya tetap berharap semoga ada jalan keluar yang terbaik dan tercepat agar Bandung Zoo segera beroperasi kembali seperti biasa supaya kebermanfaatnya kembali dirasakan masyarakat.
“Hatur nuhun ka Pak wali dan Baznaz Kota Bandung, yang sudah memberikan kadedeuh pada karyawan. Para karyawan tetap berkomitmen menjaga serta melakukan perawatan pada satwa seperti sebelumnya, hanya jam tugas karyawan saja yang dilakukan penyesuaian untuk merawat satwa sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Menurut Yahya, saat ini kondisi 711 satwa di Bandung Zoo tetap terawat dan terjaga. Tim dokter dan medis, bagian dapur, perawat satwa dan bagian lainnya tetap masuk dan bertugas untuk menjaga kelangsungan kesejahteraan satwa.
Data Google belum terbarui
Sementara itu pada data Google ternyata belum terbarui, informasi yang beredar di platform digital tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Infomasi di mesin pencarian Google, status lokasi tersebut masih tercantum “buka” akibat data yang belum diperbarui.
Kepala Bidang Inventarisasi Aset Barang Milik Daerah (BMD) Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung, Awal Haryanto menegaskan, Bandung Zoo hingga saat ini masih tertutup dan belum beroperasi untuk umum.
“Informasi yang beredar di platform digital tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Penutupan Bandung Zoo merupakan kebijakan resmi pemerintah yang masih berlaku hingga saat ini. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak menjadikan informasi dari Google sebagai acuan utama,” paparnya.
Awal menyebut, status di Google itu belum ter-update. Pada kenyataannya, Bandung Zoo masih ditutup dan belum menerima kunjungan.
Sedang ditata
Saat ini kawasan tersebut masih dalam proses penataan dan pengamanan aset daerah. BKAD juga tengah memastikan seluruh aspek administratif dan legal berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, langkah penutupan dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan pengelolaan ke depan, termasuk proses penunjukan pengelola baru melalui mekanisme yang sah dan transparan.
“Kami pun mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan, untuk selalu mengakses informasi dari sumber resmi pemerintah agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tandasnya. (zahra/N-01)






