Terminal Cicaheum Kota Bandung masih Dipadati Pemudik Lebaran

ARUS mudik Lebaran di Terminal Cicaheum Kota Bandung masih terlihat ramai hingga H+2. Total penumpang yang sudah diberangkatkan mencapai 20.226 orang, dengan armada bus sebanyak 895 uni, naik sekitar 17 persen dibandingkan tahun lalu.

Kepala Terminal Cicaheum Kota Bandung, Asep Supriyadi menyatakan, untuk keberangkatan pada hari pertama Lebaran, tercatat 1.768 penumpang dengan 68 armada bus.  Sedangkan untuk kedatangan, jumlah penumpang lebih landai, hanya 186 orang.

Untuk arus balik, total penumpang yang tiba dari H-7 hingga H+1 mencapai 6.867 penumpang dengan 860 armada. Penurunan sekitar 3 persen dibanding tahun lalu.

Rute favorit

“Tidak semua armada arus balik masuk ke terminal karena beberapa langsung menurunkan penumpang di lokasi lain seperti Cileunyi, Cibiru, dan Cicalengka. Adapun rute favorit pemudik tetap sama seperti tahun lalu.”

“Untuk perjalanan antarkota antarprovinsi (AKAP), tujuan utama adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan untuk antarkota dalam provinsi (AKDP), rute favorit meliputi Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran, Kuningan, Indramayu dan Ciledug,” paparnya.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Lepas 2.034 Pemudik Gratis dari Bandung Raya

Asep menyebut, Terminal Cicaheum juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan untuk kenyamanan penumpang, seperti menyediakan tambahan tenda di ruang tunggu penumpang dan menambah kursi hingga 50 unit.

Posko kesehatan juga aktif bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung. Selain itu, pihak terminal melakukan pengecekan kesehatan dan kelayakan pengemudi. Dari hasil pemeriksaan sejak H-7, pengemudi dalam kondisi fit dan negatif narkoba, sehingga layak membawa penumpang mudik maupun balik.

Armada cadangan

“Sedangkan untuk menghindari penumpukan penumpang yang sudah memiliki tiket tetapi belum mendapatkan kursi, kami menyiapkan armada cadangan. Armada reguler yang disediakan sebanyak 165 unit, ditambah armada cadangan 10 unit bekerja sama dengan Forum Damri.”

“Jika masih kurang, armada cadangan bisa ditambah lagi. Untuk armada cadangan banyak digunakan untuk rute Kuningan, Indramayu, dan Ciledug,” tandasnya.

Kereta Cepat Whoosh

Selain Terminal Cicaheum, Kereta Cepat Whoosh juga dipadati penumpang, terutama yang hendak liburan sejak H+1 Hari Raya Idulfitri, hingga tiket yang disiapkan pihak KCIC sudah habis terjual dalam waktu setengah hari.

BACA JUGA  2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

Berdasarkan data KCIC, untuk perjalanan H+1 lebaran ini, volume penumpang telah mencapai sekitar 13 ribu dan jumlah itu diprediksi masih akan terus bertambah karena operasional masih tetap berjalan hingga malam hari.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menerangkan, tiket keberangkatan pertama pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dari Stasiun Halim menuju Padalarang maupun Tegalluar Summarecon telah habis terjual.

Mayoritas penumpang didominasi oleh masyarakat yang melakukan perjalanan liburan, baik dari Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya, dengan kecenderungan perjalanan keluarga dan rombongan.

“Tren peningkatan penumpang tersebut diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga periode cuti bersama berakhir, bahkan sampai dengan kembali masuk sekolah dan berakhirnya masa angkutan lebaran pada 30 Maret 2026 mendatang,” tuturnya.

Penambahan petugas

Menurut Eva, di stasiun suasana terpantau ramai namun tetap tertib, dengan alur pelayanan dan proses boarding yang berjalan lancar. KCIC sudah melakukan penambahan 50 petugas passenger service mobile dan hingga 300 petugas posko di berbagai area untuk memastikan kelancaran pelayanan dan operasional Whoosh.

BACA JUGA  Sambut Libur Lebaran, KCIC Tambah 12 Perjalanan

Untuk mendukung kenyamanan penumpang selama masa libur Lebaran, KCIC juga menghadirkan berbagai fasilitas di stasiun, seperti area playground untuk anak dan ruang tunggu VIP.

“Selain itu, kami juga menyiapkan hiburan musik, toilet disabilitas, ruang ibu dan bayi, layanan WiFi gratis, water station dan tenan makanan minuman serta fasilitas pendukung lainnya yang dapat dinikmati oleh penumpang sambil menunggu keberangkatan,” ucapnya.

Secara kumulatif, kata dia, penjualan tiket Whoosh selama masa angkutan lebaran pada periode 13 hingga 30 Maret 2026 telah mencapai sekitar 175 ribu tiket dan diproyeksikan akan terus meningkat. KCIC mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih Whoosh sebagai moda transportasi selama masa libur Lebaran, (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kasus Impor Ponsel Bekas, Kortas Tipikor Polri Sita Uang dan Dokumen

KORPS Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menyita aset bernilai fantastis mulai dari uang tunai ratusan juta rupiah, puluhan gram perhiasan emas, hingga dokumen sebanyak 7 kontainer. Barang-barang tersebut…

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda

SEORANG perempuan asal Bangkalan ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil dinas berpelat merah yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6) sekitar pukul 11.30…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kasus Impor Ponsel Bekas, Kortas Tipikor Polri Sita Uang dan Dokumen

  • June 24, 2026
Kasus Impor Ponsel Bekas, Kortas Tipikor Polri Sita Uang dan Dokumen

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda

  • June 24, 2026
Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda

Wagub Jateng Sambut Rencana Insentif Guru Agama

  • June 24, 2026
Wagub Jateng Sambut Rencana Insentif Guru Agama

Kelahiran Anak Gajah di Taman Satwa Bukti Kesuksesan Pelestarian Ex Situ

  • June 24, 2026
Kelahiran Anak Gajah di Taman Satwa Bukti Kesuksesan Pelestarian Ex Situ

Negara Dinilai belum Akui dan Lindungi Hak Masyarakat Adat

  • June 24, 2026
Negara Dinilai belum Akui dan Lindungi Hak Masyarakat Adat

Giliran KGPAA Paku Alam X Penuhi Pendataan SE2026

  • June 24, 2026
Giliran KGPAA Paku Alam X Penuhi Pendataan SE2026