Pupuk Kujang Berangkatkan 354 Pemudik ke Berbagai Daerah

SEBANYAK 354 pemudik diberangkatkan dalam program mudik gratis yang digelar Pupuk Kujang dari kawasan Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Para peserta mudik gratis diberangkatkan menggunakan 6 unit bus premium menuju berbagai daerah.

Laras Anjani, 34, warga Cikarang, mudik bersama suami dan lima anaknya masih kecil dan saat proses pemberangkatan, tampak menggandeng dua anak dan satu bayi yang digendong. Sementara sang suami membawa barang bawaan sambil menggandeng dua anak lainnya.

“Program mudik gratis ini menjadi solusi setelah gagal mendapat tiket kereta api. Saat mengetahui program tersebut dari internet kami langsung mendaftarkan,” ujar Laras Rabu (18/3/2026).

Sangat membantu warga

Para pemudik gratis Pupuk Kujang. (Dok.Ist)

Menurut dia, program mudik gratis iti sangat membantu. Karena, pendapatan sebagai pedagang kupat tahu di Cikarang , biaya untuk mudik sangat berat.

BACA JUGA  Giliran Tol Solo-Yogya Dicek Pj Gubernur Jateng

Peserta lainnya, Zaenal Muttaqien, 41, warga Kabupaten Garut mengaku sudah dua kali mengikuti program mudik gratis dari Pupuk Kujang.

“Program mudik gratis yang dilakukannya memberi kenyamanan lebih dibandingkan perjalanan umum, karena tidak perlu berdesakan di terminal maupun khawatir terhadap tindak kejahatan. Perjalanannya lebih nyaman, tidak perlu berdiri dan bus juga tidak ngetem sehingga lebih cepat sampai,” katanya.

Cek kesehatan gratis

Para pemudik gratis Pupuk Kujang. (Dok.Ist)

Direktur Utama Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif, mengatakan program mudik gratis merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat, khususnya para perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.

Mereka pun menyiapkan layanan cek kesehatan gratis bagi seluruh peserta sebelum keberangkatan guna memastikan kondisi pemudik tetap prima selama perjalanan.

BACA JUGA  Polres Tasikmalaya Kota Berangkatkan 114 Pemudik Gratis

“Kami ingin memastikan seluruh peserta berangkat dengan sehat dan sampai tujuan dengan selamat, program ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan selama arus mudik.”

“Pupuk kujang rutin gelar setiap tahun dan terus diminati masyarakat hingga pada tahun ini, diberangkatkan dengan tujuan Ciamis dan Garut serta daerah lainnya,” pungkasnya. (YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pada Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,31 persen secara month-to-month (m-to-m). Sementara itu, secara year-to-date (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 1,27 persen, dan…

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

PEMERINTAH Kota Bandung terus melakukan berbagai persiapan menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2029. Selain menyiapkan armada khusus pengangkut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

  • August 4, 2026
BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

  • August 4, 2026
Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

  • August 4, 2026
UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027

  • August 4, 2026
11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027