UPN Veteran Yogyakarta Buka Kuota 5.915 Mahasiswa Baru

UNIVERSITAS Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta akan menerima 5.915 mahasiswa baru untuk S1 (Sarjana) dan D3 (Diploma 3)  di 22 jurusan atau program studi pada lima fakultas pada tahun Akademik 2026/2027.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Dra. Machya Astuti Dewi menjelaskan penetapan kuota sebesar itu telah melalui perhitungan matang, dengan mempertimbangkan daya tampung setiap jurusan/program studi, rasio dosen dan mahasiswa, serta kesiapan sarana prasarana pembelajaran.

“Kami berkomitmen memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga. Penetapan kuota 5.915 mahasiswa ini sudah disesuaikan dengan kapasitas riil universitas,” ujarnya di Kampus UPN Veteran Yogyakarta.

BACA JUGA  Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Ia menambahkan untuk mengisi kuota tersebut, mereka akan mengisi melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta jalur Seleksi Mandiri (SM).

Alami kenaikan

Sekretaris Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026, Purwiyanta, menambahkan animo pendaftar UPN “Veteran” Yogyakarta terus mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut jelasnya menjadi salah satu dasar evaluasi penetapan kuota agar tetap proporsional tanpa mengurangi kualitas.

“Animo pendaftar terus meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, kami melakukan evaluasikuota secara cermat agar tetap proporsional dan berkualitas,” katanya.

Purwiyanta menegaskan proporsi kuota tersebut telah sesuai dengan kebijakan nasional. Rinciannya, ujarnya mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebesar 20% dari total daya tampung, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebesar 50%, dan jalur Seleksi Mandiri (SM) sebesar 30%.

BACA JUGA  Calon Mahasiswa Diimbau Pilih Prodi Sesuai Minat dan Passion

Komposisi tersebut memberikan ruang yang seimbang antara seleksi berbasis prestasi, tes nasional, serta mekanisme mandiri perguruan tinggi.

Tingkatkan fasilitas

Sebagai bagian dari penguatan mutu, lanjutnya UPN “Veteran” Yogyakarta juga terus meningkatkan fasilitas penunjang pembelajaran, mulai dari laboratorium terstandar, ruang kelas berbasis teknologi, hingga perluasan kerja sama industri dan internasional guna mendukung daya saing lulusan.

“Selain Program Diploma dan Sarjana, UPN “Veteran” Yogyakarta juga membuka penerimaan untuk Program Pascasarjana,” ujarnya. (AGT/N-02)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Advokat yang Memahami Hukum Keluarga Islam Makin Dibutuhkan

MESKI jumlah advokat di Indonesia sudah sangat banyak, advokat yang memahami hukum keluarga Islam makin dibutuhkan. Apalagi saat ini, permasalahan yang terkait dengan kasus-kasus perceraian, waris, wasiat dan sebagainya semakin…

UIN Sunan Kalijaga Luncurkan D4 Terapan Teknologi Produksi Halal

UNIVERSITAS Islam Negeri Yogyakarta meluncurkan Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Produksi Halal Fakultas Sains dan Teknologi. Peluncuran itu dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertajuk ‘Peran Vokasi Halal dalam Mendukung Ekosistem Halal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalog Express Catat Layanan Barang Tertinggi Sepanjang 2026

  • September 10, 2026
Kalog Express Catat Layanan Barang Tertinggi Sepanjang 2026

Wabup Taput Mohon Hibah Tanah untuk Warga Terdampak Bencana di Adiankoting

  • September 10, 2026
Wabup Taput Mohon Hibah Tanah untuk Warga Terdampak Bencana di Adiankoting

UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

  • September 10, 2026
UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

Pemkab Bandung: Penanganan Longsor Kutawaringin Dilakukan secara Pentahelix

  • September 10, 2026
Pemkab Bandung: Penanganan Longsor Kutawaringin Dilakukan secara Pentahelix

Regulasi Penanganan Bencana Sudah Cukup Memadai

  • September 10, 2026
Regulasi Penanganan Bencana Sudah Cukup Memadai

Wali Kota Semarang Pastikan Dukung Program MBG dan KKMP

  • September 10, 2026
Wali Kota Semarang Pastikan Dukung Program MBG dan KKMP