Wabup Taput Mohon Hibah Tanah untuk Warga Terdampak Bencana di Adiankoting

‎WAKIL ‎Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., memohon  persetujuan hibah tanah milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara kepada masyarakat terdampak bencana alam di Kecamatan Adiankoting dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (10/09/2026).
‎
‎Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa hibah tanah tersebut diperuntukkan bagi 103 kepala keluarga yang rumahnya terdampak bencana hidrometeorologi.

Dari jumlah tersebut, 65 unit rumah mengalami rusak berat, 35 unit rusak total, dan 3 unit tidak dapat dihuni kembali karena kondisi geografis.
‎
‎Tanah yang akan dihibahkan seluas 18.571 m², berlokasi di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting. Tanah tersebut terdiri dari 14.316 m² yang pengadaannya bersumber dari APBD Kabupaten Tapanuli Utara dan 4.255 m² dari bantuan pihak ketiga.
‎
‎Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan membantu dan mengoordinasikan proses pendaftaran sertifikat hak milik bagi masyarakat penerima hibah.
‎
‎Menurutnya, pemberian hibah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah bersama DPRD dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan tempat tinggal yang aman, layak, serta terbebas dari kawasan rawan bencana.
‎
‎Melalui pemberian hibah tersebut, masyarakat terdampak diharapkan dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang. (Harianto/N-01)

BACA JUGA  Cari Korban Hanyut di Sungai Batang Toru, Pemkab Taput Kerahkan Tim Gabungan

Dimitry Ramadan

Related Posts

UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

TIM REACTIC Universitas Gadjah Mada menempatkan diri pada posisi bergengsi pada kompetisi mobil hemat energi berbasis reaksi kimia. Tim UGM ini meraih posisi 1st Place in Race Competition dan 2rd…

Pemkab Bandung: Penanganan Longsor Kutawaringin Dilakukan secara Pentahelix

PEMERINTAH Kabupaten Bandung memastikan penanganan bencana longsor di wilayah Kecamatan Kutawaringin dilakukan secara kolaboratif melalui pendekatan Pentahelix. Langkah tersebut melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, masyarakat, serta unsur terkait…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kalog Express Catat Layanan Barang Tertinggi Sepanjang 2026

  • September 10, 2026
Kalog Express Catat Layanan Barang Tertinggi Sepanjang 2026

Wabup Taput Mohon Hibah Tanah untuk Warga Terdampak Bencana di Adiankoting

  • September 10, 2026
Wabup Taput Mohon Hibah Tanah untuk Warga Terdampak Bencana di Adiankoting

UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

  • September 10, 2026
UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

Pemkab Bandung: Penanganan Longsor Kutawaringin Dilakukan secara Pentahelix

  • September 10, 2026
Pemkab Bandung: Penanganan Longsor Kutawaringin Dilakukan secara Pentahelix

Regulasi Penanganan Bencana Sudah Cukup Memadai

  • September 10, 2026
Regulasi Penanganan Bencana Sudah Cukup Memadai

Wali Kota Semarang Pastikan Dukung Program MBG dan KKMP

  • September 10, 2026
Wali Kota Semarang Pastikan Dukung Program MBG dan KKMP