Viral, SPBU Gunungkidul Tarik Biaya Tambahan 2%

SEORANG pembeli Pertalite di salah satu SPBU di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengeluhkan adanya pungutan tambahan sebesar 2 persen dari total nilai pembelian. Keluhan tersebut diunggah melalui media sosial X dan hingga 2 Februari telah ditonton sekitar 15,2 ribu kali.

Dalam unggahannya, pembeli yang mengaku sebagai pengemudi ojek online itu menyebut petugas SPBU meminta tambahan biaya 2 persen dari total transaksi. Namun, menurutnya, petugas tidak dapat memberikan penjelasan terkait dasar pungutan tersebut. Ia juga menyatakan petugas keamanan yang berjaga tidak memberikan solusi. Tambahan biaya itu disebut baru pertama kali ditemuinya di wilayah DIY.

Pengunggah mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Pertamina melalui Call Center 135 serta WhatsApp pengaduan. Namun, hingga saat itu ia menyebut belum menerima tanggapan.

BACA JUGA  Stok Solar Dibatasi, Polisi Lakukan Pengawasan SPBU untuk Antisipasi

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, pada Senin (2/2) malam menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran dan mengambil langkah cepat.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada 28 Januari 2026 sekitar pukul 21.00 WIB di SPBU Jalan Baron Km 8, Gunungkidul. Saat itu, konsumen melakukan pembelian Pertalite senilai Rp100.000 dan diminta membayar tambahan 2 persen dari total transaksi.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan pungutan tambahan tersebut merupakan tindakan oknum operator SPBU berinisial DAS dan bukan kebijakan resmi,” ujar Taufiq.

Sebagai tindak lanjut, operator yang bersangkutan telah dijatuhi sanksi skorsing selama dua minggu.

BACA JUGA  Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Tersangka Korupsi

Taufiq menegaskan, seluruh transaksi pembelian BBM maupun LPG, dengan metode pembayaran apa pun, tidak dikenakan biaya tambahan. Pihak SPBU juga telah menghubungi pelapor untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas kejadian tersebut. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

SEEKOR buaya berukuran besar kembali terlihat di tepi sungai di belakang pergudangan Central Industri Park (CIP), Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (14/9) pagi. Kemunculan reptil tersebut sempat mengejutkan…

260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden 

SEBANYAK 260 warga Kabupaten Bandung Jawa Barat menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

  • September 14, 2026
Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

Inovasi SaClay Mahasiswa UPNVY, Perpanjang Masa Simpan Cabai hingga 15 Hari

  • September 14, 2026
Inovasi SaClay Mahasiswa UPNVY, Perpanjang Masa Simpan Cabai hingga 15 Hari

Mahasiswa UGM Cari Solusi Cegah Konflik Manusia dengan Monyet

  • September 14, 2026
Mahasiswa UGM Cari Solusi Cegah Konflik Manusia dengan Monyet

Sepuluh pemain Manchester City Bekuk Manchester United di Old Trafford

  • September 14, 2026
Sepuluh pemain Manchester City Bekuk Manchester United di Old Trafford

Juarai MotoGP San Marino, Marc Marquez Puncaki Klasemen

  • September 14, 2026
Juarai MotoGP San Marino, Marc Marquez Puncaki Klasemen

Menang TKO atas Conor Benn, Ryan Garcia Pertahankan Gelar Kelas Welter

  • September 14, 2026
Menang TKO atas Conor Benn, Ryan Garcia Pertahankan Gelar Kelas Welter