
PASOKAN Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati dipastikan aman dan terkendali, meskipun sejumlah daerah terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah jalur suplai sempat terdampak genangan banjir, antara lain wilayah Trengguli, Kabupaten Demak, kawasan Kaligawe dan Pengapon di Kota Semarang, serta jalur lintas Kudus–Jepara–Juwono. Untuk menjaga kelancaran distribusi energi, Pertamina melakukan pengaturan jalur alternatif serta penyesuaian pola pasokan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan Pertamina terus melakukan pemantauan dan mitigasi pasokan energi di lapangan.
“Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Jepara, Kudus, dan Pati tetap aman. Kami mengatur distribusi pada dini hari saat lalu lintas relatif lancar serta mengalihkan jalur suplai agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi meski terdapat kendala akibat banjir,” ujar Taufiq, Jumat (16/1).
Pasokan BBM dan LPG di pantura aman
Ia menjelaskan, Pertamina menerapkan pengaturan prioritas operasional, khususnya distribusi dini hari, dengan memprioritaskan mobil tangki menuju wilayah terdampak serta mengoptimalkan jalur alternatif melalui Grobogan–Mranggen guna menghindari genangan banjir.
Selain itu, Pertamina menyiapkan penambahan pasokan LPG 3 kilogram di wilayah terdampak banjir. Tambahan pasokan tersebut meliputi 33.600 tabung untuk Kabupaten Jepara, 29.080 tabung untuk Kabupaten Kudus, dan 37.520 tabung untuk Kabupaten Pati.
Penambahan pasokan fakultatif LPG 3 kg dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta mencegah potensi kelangkaan. “Dengan pasokan yang mencukupi, distribusi LPG diharapkan tetap lancar dan masyarakat dapat memperoleh LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelas Taufiq.
SPBU Terdampak Banjir Ditutup Sementara
Sementara itu, beberapa SPBU terdampak banjir dan dihentikan operasionalnya sementara sesuai prosedur keselamatan, yakni:
SPBU 43.593.18 – Jalan Lingkar Utara, Bacin, Kabupaten Kudus
SPBU 44.593.15 – Jalur Pantura Demak–Kudus
SPBU 48.595.05 – Jalan Raya Demak (perbatasan Kudus–Demak)
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina mengarahkan konsumen ke SPBU terdekat yang masih beroperasi sebagai lokasi alih suplai, di antaranya:
SPBU 44.593.04 Matahari – Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kudus
SPBU 44.593.01 Prambatan – Jalan Raya Kudus–Jepara
SPBU 44.593.09 Hadipolo – Jalan Raya Kudus–Pati
SPBU 44.593.25 Rendeng – Jalan Jenderal Sudirman, Kudus
Terkait kualitas produk, Taufiq menegaskan seluruh fasilitas terdampak tidak akan dioperasikan sebelum dilakukan pemeriksaan menyeluruh. “Kami memastikan kualitas BBM dan LPG tetap sesuai standar. Setiap SPBU yang terdampak banjir akan melalui pengecekan terlebih dahulu sebelum kembali melayani masyarakat,” pungkasnya. (Htm/S-01)







