Polda DIY Kenalkan Tugas Polisi ke Anak TK Budi Mulia

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan edukatif dari anak-anak TK Budi Mulia 1 Yogyakarta, Senin (19/1).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda DIY mengenalkan tugas kepolisian sejak usia dini, khususnya di bidang lalu lintas dan pembinaan masyarakat.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono didampingi Wakapolda DIY Brigjen Pol. Eddy Djunaedi serta Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol. Arie Prasetya Syafa’at.

Anak-anak tiba di Mapolda DIY dengan penuh antusias. Mereka berkesempatan berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian sekaligus melihat berbagai kendaraan dinas yang digunakan dalam tugas sehari-hari.

Dalam kunjungan tersebut, personel Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Binmas Polda DIY memberikan edukasi ringan dan menyenangkan mengenai keselamatan berlalu lintas.

BACA JUGA  Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Anak-anak diperkenalkan dengan rambu-rambu lalu lintas, fungsi helm, serta tata cara berkendara dan menyeberang jalan yang baik dan benar.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang dipandu guru pendamping.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol. Ihsan mengatakan, kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman tertib berlalu lintas sekaligus membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak.

“Melalui kegiatan edukatif seperti ini, kami ingin memperkenalkan polisi sebagai sahabat masyarakat, khususnya bagi anak-anak, sehingga tidak lagi muncul kesan bahwa polisi adalah figur yang menakutkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter anak yang disiplin serta sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Dengan pendekatan yang humanis dan menyenangkan, anak-anak dapat mengenal tugas kepolisian serta tumbuh rasa percaya dan kedekatan dengan Polri,” pungkasnya. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Polda DIY Sasar 7 Pelanggaran Lalu Lintas dalam Operasi Patuh Progo

Siswantini Suryandari

Related Posts

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

PUSAT Studi dan Kebijakan Publik dan Politik (PUSTAKA) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei dan kajian mereka ada dua temuan fundamental yang membutuhkan intervensi kebijakan publik berbasis…

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan di dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis. Pemprov Jateng akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

  • October 30, 2026
90 persen Responden Disebut Tolak Biaya Sambungan Baru PDAM

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

  • October 30, 2026
Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

  • October 30, 2026
Masyarakat Diminta Jaga Kamtib Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

  • October 30, 2026
KPK Izinkan Pemda DIY Manfaatkan lagi Stadion Mandala Krida

Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

  • October 30, 2026
Pengiriman Hewan Peliharaan Lewat Kalog Naik 19%

KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum

  • October 30, 2026
KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum