
BELASAN rumah di Kecamatan Sadananya, Kecamatan Cikoneng, dan Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengalami kerusakan berat, sedang, ringan akinat disapu angin kencang pada Minggu (18/1). Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut tapi sebagian keluarga terpaksa harus mengungsi lantaran rumah mereka tidak bisa lagi ditempati.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani mengatakan, selain menyebabkan kerusakan rumah-rumah, angin kencang juga membuat puluhan pohon tumbang. Petugas BPBD langsung melakukan proses evakuasi di lapangan.
“Berdasarkan laporan, kerusakan paling banyak tertimpa pohon tersapu angin kencang,” katanya, Minggu (18/1/2026).
Ia mengatakan, proses evakuasi terhadap belasan rumah yang mengalami kerusakan di bagian atap telah dilakukan dengan cara mengganti atap genteng. Selain itu, tim gabungan melakukan pemangkasan pohon tumbang yang roboh.
Diminta waspada
“Kami meminta masyarakat waspadai bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi seperti longsor, banjir, pergerakan tanah, angin puting beliung dan banjir rob,” ujarnya.
Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono mengatakan, angin kencang yang terjadi Kampung Galumpit, Kampung Sukajaya, Kecamatan Sukaraja, menyebabkan 17 rumah rusak tersapu angin kencang dan salah satunya kubah masjid.
“Angin kencang yang terjadi di wilayahnya menyebkan 17 rumah rusak sedang dan ringan, petugas sudah memangkas pohon yang menimpa rumah. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa tapi bagi masyarakat harus selalu waspada,” tegasnya (YY/N-01)







