Kasus Kriminal di DIY 2025 Naik Tipis, Narkoba Jadi Sorotan

JUMLAH kasus krimunal di wilayah hukum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025 tercatat sebanyak 10.768 kasus. Angka tersebut meningkat tipis dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 10.764 kasus atau naik empat kasus.

Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono menyampaikan, meski crime total mengalami kenaikan sebesar 0,04 persen, angka penyelesaian perkara (crime clearance) justru meningkat signifikan. Pada 2024, kasus yang berhasil diselesaikan sebanyak 8.589 perkara, sementara pada 2025 meningkat menjadi 8.940 perkara.

“Clearance rate naik dari 79,79 persen pada 2024 menjadi 83,02 persen pada 2025. Sementara crime index juga mengalami kenaikan 1,31 persen dari 1.603 kasus menjadi 1.624 kasus,” ujar Anggoro saat rilis akhir tahun di Yogyakarta, Selasa (30/12).

Berdasarkan catatan Polda DIY periode Januari–November 2025, angka kriminalitas terendah terjadi pada Maret dengan 870 kasus, sedangkan tertinggi pada Oktober mencapai 1.129 kasus. Pada November, angka kriminalitas kembali menurun menjadi 916 kasus.

BACA JUGA  Personel Polda DIY dan Bea Cukai Terima Penghargaan

Kasus kriminal dan narkoba jadi perhatian

Kapolda menjelaskan, dari 10 jenis tindak pidana tertinggi selama periode Januari–November 2024 dan 2025, kecelakaan lalu lintas masih mendominasi. Namun jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan dari 6.646 kasus pada 2024 menjadi 6.533 kasus pada 2025.

Sebaliknya, tindak pidana narkoba mengalami peningkatan, dari 653 kasus pada 2024 menjadi 860 kasus pada 2025. Kasus penggelapan juga naik dari 416 kasus menjadi 438 kasus. Sementara pencurian biasa turun dari 394 kasus menjadi 365 kasus.

Untuk pencurian dengan pemberatan, jumlah kasus meningkat tiga kasus, dari 347 kasus pada 2024 menjadi 350 kasus pada 2025. Kasus penganiayaan menurun dari 338 kasus menjadi 292 kasus, sedangkan kejahatan informasi dan transaksi elektronik (ITE) turun dari 201 kasus menjadi 178 kasus.

BACA JUGA  Polresta Yogyakarta Sita 61.755 Butir Pil Berlogo Y

“Dua kejahatan lainnya, yakni pengeroyokan dan kejahatan perlindungan anak, mengalami peningkatan. Pengeroyokan naik dari 179 kasus menjadi 189 kasus, sementara kejahatan perlindungan anak naik dari 139 kasus menjadi 156 kasus,” jelas Anggoro.

Kasus narkotika meningkat tajam

Secara khusus terkait tindak pidana narkoba, Kapolda memaparkan bahwa kasus narkotika menurun dari 186 kasus pada 2024 menjadi 127 kasus pada 2025. Namun kasus psikotropika meningkat tajam dari 125 kasus menjadi 258 kasus, sementara kasus obat berbahaya menurun dari 352 kasus menjadi 305 kasus.

“Sepanjang 2025, Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY menangani 690 kasus narkoba dengan 844 tersangka. Dibandingkan 2024, jumlah kasus meningkat 27 perkara dan jumlah tersangka bertambah 62 orang,” ujarnya.

BACA JUGA  Polda DIY Gelar  Operasi Keselamatan Progo 2025

Dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 22.015,87 gram, ekstasi 113 butir, ganja 3.053,03 gram, tembakau gorilla 3.825,69 gram dan sembilan linting tembakau gorilla, serta obat berbahaya sebanyak 861.130 butir dan psikotropika golongan IV sebanyak 4.345 butir. (AGT/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori…

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

MESKI terjadi peningkatan konsumsi energi seiring tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran, PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah berhasil memenuhinya. Area Manager Communication, Relations, &…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus