PKB Desak Pemerintah Cegah PHK Massal dan Berantas Judol

WAKIL Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menerangkan hasil Musyawarah kerja nasional (Mukernas) Partai Kebangkitan Bangsa mengeluarkan dua jenis rekomendasi, yakni internal dan eksternal.

“Dari Mukernas, akhirnya memutuskan beberapa keputusan internal dan juga keputusan eksternal,” kata Jazilul.

Jazilul menuturkan di dalam Mukernas itu, PKB memutuskan agar pemerintah membuat skenario untuk mencegah PHK massal.

Mukernas juga memutuskan agar pemerintah serius untuk menangani masalah judi online dan pinjaman online yang membuat ekonomi masyarakat terpuruk dan sistem ekonomi terhambat.

“Agar Pemerintah juga mewaspadai dengan serius karena Indonesia saat ini akan dijadikan pasar Narkoba internasional. Karena narkoba ini adalah darurat dan bahaya bagi generasi kita ke depan,” tegasnya.

BACA JUGA  Mau Swasembada Bawang Putih, Pemerintah Harus Perhatikan Nasib Petani

Selanjutnya, Jazilul menyebut PKB mendorong revisi paket undang-undang Politik.
Sebagai pelaksanaan dari pembukaan amanat UUD 1945, Mukernas juga memutuskan mengutuk aksi pendudukan Israel di Palestina.

Untuk rekomendasi internal, Jazilul menuturkan bahwa Mukernas memutuskan menggelar Muktamar PKB ke-6 pada akhir tahun setelah pelaksanaan Pilkada 2024.

Lalu, menyepakati pembentukan panitia dan logo Muktamar PKB ke-6 tahun 2024 yang mengusung semangat muda, modern, peduli dan melayani.

“Melaksanakan kerja politik secara masif, terukur untuk memenangkan pasangan calon kepala daerah yang diusung PKB pada Pilkada Serentak 2024,” ujar. (*/N-01)

BACA JUGA  Migran Care Nilai Pemerintah Abai pada Pekerja Perempuan Migran

Dimitry Ramadan

Related Posts

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

KEPALA Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membenarkan pengiriman 100 personel TNI AL ke Italia untuk mengawaki kapal induk Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan ke Indonesia. Personel itu terdiri dari…

Negara Dinilai belum Akui dan Lindungi Hak Masyarakat Adat

DPR RI secara resmi memasukkan RUU Masyarakat Adat ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun 2026. Namun para akademisi mendesak agar pembahasan RUU Masyarakat Adat ini melibatkan pimpinan masyarakat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards