Ijazah SMP Belum Diambil, DPRD Sidoarjo Fasilitasi Mediasi

KELUARGA kurang mampu di Kabupaten Sidoarjo mengalami kesulitan menebus ijazah SMP anaknya akibat menunggak biaya sekolah selama satu tahun. Orang tua siswa tersebut baru dapat mengambil fotokopi ijazah dan legalisir setelah mendapat pendampingan dan mediasi dari Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, dengan skema pembayaran secara mengangsur.

Wali murid bernama Chalimatus Sadi’ah (34), warga Desa Wedoro, Kecamatan Waru, sebelumnya mengadu ke DPRD Sidoarjo karena ijazah anaknya belum bisa diambil dari salah satu SMP swasta tempat anaknya menempuh pendidikan. Menindaklanjuti aduan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono mendatangi pihak sekolah untuk meminta klarifikasi.

Dari hasil klarifikasi diketahui, ijazah belum diserahkan lantaran adanya tunggakan biaya sekolah selama satu tahun sebesar Rp2,3 juta. Sementara itu, fotokopi ijazah dan legalisir sangat dibutuhkan untuk keperluan administrasi anak Chalimatus yang kini telah bersekolah di SMK.

BACA JUGA  Aplikasi SINAR Bikin Perpanjangan SIM di Sidoarjo Lebih Praktis

Chalimatus mengaku kesulitan melunasi tunggakan karena kondisi ekonomi keluarga yang terbatas. Suaminya sudah setahun terakhir tidak dapat bekerja setelah terserang stroke, sehingga kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan penghasilannya sebagai penjahit.

“Suami sudah setahun ini terkena stroke, hanya bisa membantu pekerjaan ringan,” ujar Chalimatus, Rabu (24/12).

Pihak sekolah membantah melakukan penahanan ijazah dan menegaskan telah memberikan kelonggaran kepada wali murid untuk mencicil pembayaran sesuai kemampuan. Kepala sekolah, Abdul Hamid, mengatakan pihaknya hanya menunggu itikad baik dari wali murid.

“Kami tidak menahan ijazah. Pembayaran boleh diangsur berapa pun sesuai kemampuan, Rp50 ribu pun tidak apa-apa,” ujarnya.

Setelah difasilitasi oleh Warih Andono, Chalimatus akhirnya dapat mengambil fotokopi ijazah dan legalisir anaknya, dengan kesepakatan pembayaran tunggakan dilakukan secara mengangsur.

BACA JUGA  Jaksa Tolak Eksepsi 2 Terdakwa Rusunawa Tambaksawah

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono menyampaikan bahwa persoalan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. Ia mengapresiasi sikap pihak sekolah yang memberikan kelonggaran, serta komitmen wali murid untuk melunasi tunggakan secara bertahap.

“Fotokopi ijazah dan legalisir sudah diserahkan pihak sekolah. Untuk ijazah asli, bisa diambil setelah angsuran selesai,” kata Warih. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi memperkuat pencegahan dari hulu melalui 21 Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani mengatakan, 21…

Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

PENANGANAN masalah sampah dan percepatan transformasi digital menjadi dua agenda strategis yang akan terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung dalam membangun kota yang lebih maju dan berkelanjutan. “Tantangan terbesar yang dihadapi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks