Aliansi Rakyat Desak DPRD Sidoarjo Gunakan Hak Interpelasi

PULUHAN massa dari Aliansi Rakyat Merdeka menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Sidoarjo, Kamis (24/7), mendesak legislatif setempat menggunakan hak interpelasi terhadap Bupati Sidoarjo. Aksi ini menyusul penolakan DPRD atas Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024.

Desakan tersebut muncul setelah Koalisi Sidoarjo Maju (KSM), gabungan tujuh partai politik di DPRD, menyatakan menolak laporan pertanggungjawaban bupati dalam rapat paripurna. Penolakan itu disertai catatan kritis bahwa pelaksanaan anggaran dinilai belum menyentuh kebutuhan strategis masyarakat.

“Ini bukan hanya soal angka, tapi tentang keadilan dan arah pembangunan daerah. Penggunaan anggaran tahun ini jauh dari harapan rakyat,” ujar juru bicara Aliansi Rakyat Merdeka, Husain, dalam orasinya.

BACA JUGA  Bupati Sidoarjo Geram Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk Molor

Menurutnya, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap sejumlah temuan serius. Sebanyak 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat melakukan kesalahan dalam penganggaran belanja barang, jasa, dan belanja modal.

“Fakta ini menguatkan dugaan adanya masalah serius dalam tata kelola APBD. Karena itu, kami mendesak DPRD menggunakan hak interpelasi sebagai bentuk kontrol politik dan konstitusional,” tegas Husain.

Aliansi menyampaikan dua tuntutan utama dalam aksi tersebut. Pertama, meminta DPRD Kabupaten Sidoarjo segera menggunakan hak interpelasi untuk meminta klarifikasi terbuka dari bupati. Kedua, mendorong evaluasi menyeluruh terhadap seluruh OPD yang dianggap bertanggung jawab atas lemahnya kinerja pembangunan dan pengelolaan anggaran.

Sebagai informasi, hak interpelasi merupakan hak konstitusional DPRD yang diatur dalam Pasal 115 huruf (a) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 serta Pasal 70 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018. Hak ini memberi kewenangan bagi DPRD untuk meminta keterangan resmi dari kepala daerah terkait kebijakan strategis yang berdampak luas bagi masyarakat.

BACA JUGA  Sempat Bakar Ban, Massa Pro Pemakzulan Diminta Tertib

“Kami, rakyat Sidoarjo, tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mengawal proses ini agar pemerintahan benar-benar berpihak kepada rakyat, bukan hanya kepada segelintir elite,” pungkas Husain. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

Hat-trick Dembele Bawa Prancis Benamkan Norwegia, Senegal Menjaga Asa

  • June 27, 2026
Hat-trick Dembele Bawa Prancis Benamkan Norwegia, Senegal Menjaga Asa

Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

  • June 26, 2026
Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

Gebuk Oman, Indonesia Lolos ke Semifinal AVC Cup 2026

  • June 26, 2026
Gebuk Oman, Indonesia Lolos ke Semifinal AVC Cup 2026