Pembangunan Berbasis Data lewat Sensus Ekonomi 2026

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung menargetkan pembangunan yang semakin presisi dan berbasis data melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Data statistik dinilai memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan publik agar pembangunan tidak lagi didasarkan pada asumsi, melainkan pada angka yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat membuka kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi dan Pembinaan Statistik Sektoral yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, Selasa (23/12/2025).

Farhan menyebut, Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting untuk membaca kondisi perekonomian Kota Bandung secara komprehensif. Menurutnya, sejumlah indikator ekonomi seperti rasio gini dan pertumbuhan ekonomi membutuhkan data yang akurat agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

BACA JUGA  DLH Kota Bandung Ajukan Penambahan Ritase Sampah Harian

“Sensus Ekonomi 2026 akan membantu kita melihat gambaran perekonomian Kota Bandung melalui data dan angka yang valid. Saat ini pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5 persen. Tantangannya adalah menjaga agar pertumbuhan tersebut tetap berkelanjutan sekaligus menekan ketimpangan,” ujar Farhan.

Ia menegaskan, Pemkot Bandung berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus, mulai dari tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kecamatan dan kelurahan. Farhan juga mengingatkan bahwa seluruh proses pendataan harus mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya terkait perlindungan data pribadi.

Sensus Ekonomi 2026 dasar penting pendataan

Sementara itu, Kepala BPS Kota Bandung Samiran menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026. Saat ini, BPS Kota Bandung telah memasuki tahapan awal berupa pengecekan lapangan terhadap sekitar 111.000 unit usaha di Kota Bandung.

BACA JUGA  Usut Kasus Penebangan Pohon, Pemkot Bandung juga Bidik Perizinan Usaha

“Sekitar 111 ribu usaha telah kami verifikasi dari sisi alamat, jenis usaha, dan wilayah administrasi. Namun jumlah tersebut baru mencakup sekitar 40 persen dari total target,” kata Samiran.

Ia menambahkan, pada Januari hingga Februari 2026, BPS akan kembali melakukan pengecekan lapangan sebagai bagian dari persiapan sensus. Data awal tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan pendataan berjalan akurat dan menyeluruh.

Dalam pelaksanaan sensus nanti, BPS Kota Bandung akan melibatkan sekitar 3.200 petugas sensus yang terlebih dahulu mendapatkan pelatihan. Samiran berharap dukungan dari Pemkot Bandung dan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan sensus di seluruh kecamatan berjalan lancar, termasuk dalam menghadapi tantangan rendahnya respons sebagian pelaku usaha.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Bentuk Pokja Pengelola Sampah MBG

Selain Sensus Ekonomi, BPS Kota Bandung juga terus memperkuat pembinaan statistik sektoral melalui kolaborasi dengan Wali Data Kota Bandung, termasuk dukungan terhadap program LACI RW dan Desa Cantik. Melalui Sensus Ekonomi 2026, Pemkot Bandung berharap dapat membangun budaya kerja pemerintahan yang berbasis data dan fakta demi kesejahteraan masyarakat. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lomba Futsal Pakai Sarung Ramaikan Perayaan HUT ke-81 RI

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, warga Perumahan Surya Regency Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, menggelar turnamen futsal unik antar-RT dengan mewajibkan para pemain bapak-bapak mengenakan kain sarung…

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

DALAM waktu sepekan dari Jumat (31/7) hingga Kamis (6/8), Gunung  terjadi sekali awan panas guguran dengan jarak luncur yang tidak teramati. Pada periode yang sama, teramati terjadinya guguran lava sebanyak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Pinjamkan Al Hamra Hehanussa ke Garudayaksa

  • August 11, 2026
Persib Pinjamkan Al Hamra Hehanussa ke Garudayaksa

Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

  • August 11, 2026
Dompet Dhuafa Bantu Renovasi 4 Sarana Sanitasi di RTQ Ali Imron Bogor

Tim KKN UGM Bersama Masyarakat Inisasi Filter Atasi Krisis Air Musim Kemarau

  • August 11, 2026
Tim KKN UGM Bersama Masyarakat  Inisasi Filter Atasi Krisis Air Musim Kemarau

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di DIY Pada Agustus

  • August 11, 2026
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di DIY Pada Agustus

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

  • August 10, 2026
Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus

  • August 10, 2026
5.880 Mahasiswa Baru UPN Ikuti Pengenalan Kampus