Warga Caringin Bogor Antusias Dukung Program BANGGA KENCANA

SUASANA hangat dan kekeluargaan sangat terasa di The Village Resort Bogor, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, saat warga, kader KB, dan tokoh masyarakat, pada Kamis 16 Oktober 2025 lalu, berkumpul mengikuti Sosialisasi Program BANGGA KENCANA.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI bersama Komisi IX DPR RI ini mengajak masyarakat memahami pentingnya perencanaan keluarga sebagai langkah awal membangun masa depan yang sejahtera dan bebas stunting.

Yuda Ganda Putra dari Kementerian Kependudukan dan Pebangunan Keluarga RI menjelaskan program keluarga berencana bukan sekadar mengatur jumlah anak, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup keluarga. “Keluarga berencana adalah investasi masa depan. Keluarga yang terencana lebih siap memberikan pendidikan, kesehatan, dan kasih sayang yang optimal bagi anak-anaknya,” ucapnya.

BACA JUGA  Sekolah Rakyat Upaya Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045

Anggota Komisi IX DPR RI, Ravindra Airlangga, membentuk program BANGGA KENCANA dengan upaya mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. “Visi Indonesia Emas dimulai dari rumah. Ketika keluarga kuat dan terencana, maka bangsa pun akan tumbuh dengan SDM yang unggul,” ujarnya.

Tantangan dan pemerataan

Roy dari BKKBN Jawa Barat menyebutkan bahwa masih ada tantangan dalam pemerataan akses layanan KB di beberapa wilayah. “Kami terus berupaya memastikan layanan KB mudah dijangkau oleh masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Edukasi dan peran kader sangat penting dalam keberhasilan program ini.”

Sementara itu, Rusman Taufik, selaku PLT Sekdis DP3AP2KB Kabupaten Bogor, menegaskan metode KB merupakan salah satu cara efektif mencegah stunting. “Mengatur jarak kelahiran berarti memberi waktu bagi ibu untuk sehat kembali dan fokus pada tumbuh kembang anak. Inilah langkah awal melahirkan generasi yang sehat dan cerdas,” tuturnya.

BACA JUGA  DPPKB Kota Bandung Lakukan Audit Kasus Stunting

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Syamsul Hidayat juga menyampaikan salah satu hal penting dalam pelaksanaan Program BANGGA KENCANA. “Saya ingin menekankan kepada kita semua, kita harus saling mengingatkan terkait usia ideal menikah. Ingat, usia ideal menikah umumnya adalah Perempuan 21 tahun dan Laki-laki 25 Tahun, mari kita saling menjaga di lingkungan kita, khususnya para kader penggerak KB dan ibu PKK untuk mengingatkan warga Bogor untuk memperhatikan usia menikah yang ideal ini.”

Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan testimoni warga yang telah merasakan manfaat program KB. Kehangatan suasana menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, DPR RI, dan masyarakat dapat berjalan harmonis demi terwujudnya keluarga bahagia, sejahtera, dan produktif.(*/Adi)

BACA JUGA  Penurunan Stunting di Jateng Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Dok, Ist

Adiyanto

Related Posts

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

SESOSOK bayi perempuan ditemukan di beranda sebuah rumah di Dusun Somosari, Ngrangsang RT 07/RW 04 Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu pagi. Berdasarkan keterangan saksi, In (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan,…

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

PEMERINTAH Kabupaten Sleman memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 yang berlangsung di lima kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu. Pelaksanaan Pemilihan Lurah PAW …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit