Gubernur Jawa Tengah ke Pelosok Cek Layanan Kependudukan

GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau layanan kependudukan di Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jumat, (7/3).

Di wilayah lembah perbukitan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung itu, gubernur meninjau pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Desa ini (letaknya) di lembah, sebelah sana (bukit) perbatasan Temanggung. Kita sengaja mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Luthfi.

Gubernur juga menanyakan kepada petugas dari pemerintah Kabupaten Kendal, terkait strategi pelayanan jemput bola pembuatan KTP dan KIA telah dilakukan di balai desa setempat.

Sebab, melihat akses menuju wilayah tersebut harus melalui jalan yang berkelok dan curam. Selain itu, kondisi aspal jalannya juga tak rata.

BACA JUGA  Satgas Pangan Polda Jateng Pastikan Stok Aman Sampai Lebaran

Luthfi mengatakan, walaupun berada di pelosok desa, namun layanan kependudukan di desa tersebut sudah berjalan dengan baik.

“Pembuatan KTP hampir 99 persen selesai. Untuk KIA, ini hampir 70 persen. Daerah terpencil saja (bisa) 70 persen apalagi di kota,” ucap Luthfi.

Kepala Desa Kaliputih, Kusno berterima kasih atas kunjungan Gubernur Jateng, beserta Bupati dan Wakil Bupati Kendal.

“Terima kasih telah datang ke Desa Kaliputih. Kami mengharapkan adanya dukungan untuk menjadikan desa ini sebagai desa wisata,” kata dia.

Kusno menambahkan, masyarakat juga berharap pembangunan infrastruktur jalan masuk desa, supaya bisa meningkatkan ekonomi desa.

“Keberadaan jalan sangat penting. Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan ini mendapatkan berkah, khususnya perbaikan jalan di Desa Kaliputih,” kata dia.

BACA JUGA  Wabup Sidoarjo Sidak ke Sejumlah Layanan Publik

Gubernur Jawa Tengah serahkan bantuan

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jateng juga menyalurkan sejumlah program bantuan untuk masyarakat. Tujuannya untuk menumbuhkan kesejahteraan masyarakat desa.

Bantuan itu meliputi modal usaha kepada dua kelompok usaha bersama (Kube), senilai masing-masing Rp20 juta. Totalnya Rp 40 juta.

Selain itu juga disalurkan logistik Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak satu ton beras untuk 100 keluarga, dengan 10 kg beras per keluarga.

Program sosial lain, yakni menyerahkan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) untuk Desa Kaliputih total sebesar Rp4.440.000 setahun.

Setiap penerima manfaat mendapat alokasi Rp370 ribu bulan selama 12 bulan. (Htm/S-01).

BACA JUGA  Gubernur Jateng Gandeng IJK untuk Gerakkan Ekonomi Desa

Siswantini Suryandari

Related Posts

Keluarga yang Tewas di Glamping Posong karena Keracunan Karbon Monoksida

POLDA Jawa Tengah memastikan empat anggota keluarga yang ditemukan meninggal dunia di Glamping Safari Nomor 3, Taman Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung, meninggal akibat keracunan gas karbon monoksida (CO). Kesimpulan…

Bekuk Australia, Indonesia Finis di Posisi Kelima AVC Cup

TIM nasional voli putri Indonesia menutup penampilan mereka di AVC Cup Women atau AVC Women’s Nations Cup 2026 dengan mengalahkan Australia pada laga perebutan peringkat kelima, Minggu (14/6/2026). Pada pertandingan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menekan Angka Kematian Ibu Lewat Deteksi Dini Sebelum Kehamilan

  • June 16, 2026
Menekan Angka Kematian Ibu Lewat Deteksi Dini Sebelum Kehamilan

Spanyol Ditahan Tanjung Verde di Laga Pertama

  • June 16, 2026
Spanyol Ditahan Tanjung Verde di Laga Pertama

Dibantai Swedia, Tunisia Dikabarkan Pecat Pelatih Sabri Lamouchi

  • June 16, 2026
Dibantai Swedia, Tunisia Dikabarkan Pecat Pelatih Sabri Lamouchi

Proses Naturalisasi Mitchell dan Luke Disetujui Komisi X DPR

  • June 15, 2026
Proses Naturalisasi Mitchell dan Luke Disetujui Komisi X DPR

Dunia Sambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

  • June 15, 2026
Dunia Sambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Keluarga yang Tewas di Glamping Posong karena Keracunan Karbon Monoksida

  • June 15, 2026
Keluarga yang Tewas di Glamping Posong karena Keracunan Karbon Monoksida