PBB Tetapkan Metodologi Baru Pasar Karbon Global

PERSERIKATAN  Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggung jawab mengelola pasar karbon internasional di bawah Paris Agreement akhirnya menyetujui metodologi pertama yang akan menjadi dasar perhitungan pengurangan emisi dan penerbitan kredit karbon global.

Metodologi perdana dalam Paris Agreement Crediting Mechanism ini mengatur cara pengelolaan emisi metana dari tempat pembuangan akhir (TPA) agar memenuhi syarat memperoleh kredit karbon bersertifikat PBB. Langkah ini dinilai penting karena metana merupakan salah satu gas rumah kaca paling berpengaruh terhadap pemanasan global.

Keputusan ini menandai beroperasinya pasar karbon PBB secara penuh, membuka peluang bagi negara dan pelaku usaha untuk mendaftarkan proyek pengurangan emisi dengan standar internasional.

“Ini merupakan terobosan bagi mekanisme kredit karbon di bawah Perjanjian Paris. Dunia kini memiliki panduan pertama yang benar-benar sejalan dengan komitmen iklim global,” ujar Martin Hession, Ketua Article 6.4 Supervisory Body.

Insentif untuk Proyek Ramah Lingkungan

BACA JUGA  PBB Sambut Komitmen Baru Gencatan Senjata Gaza

Metodologi baru tersebut menggunakan sistem penyesuaian menurun (downward adjustment) yang secara bertahap mengurangi tingkat kredit seiring waktu. Proyek yang hanya membakar metana (flaring) akan mendapat penurunan kredit lebih cepat, sedangkan proyek yang memanfaatkan metana sebagai energi memperoleh kredit lebih lama.

Pendekatan ini memberi insentif bagi inovasi dan penerapan teknologi rendah emisi di sektor pengelolaan limbah, energi, dan industri. PBB menyebut langkah ini sebagai bentuk nyata penyelarasan antara mekanisme pasar dan target iklim global.

Selain itu, badan pengawas juga mengadopsi alat analisis investasi yang mewajibkan pengembang proyek menunjukkan bahwa kegiatan mereka tidak akan layak tanpa pendapatan dari kredit karbon. Aturan ini memastikan kredit hanya diberikan untuk aksi nyata yang melampaui praktik bisnis biasa.

BACA JUGA  Setelah Prancis, Giliran Kanada Bakal Akui Negara Palestina

Metodologi Baru Pasar Karbon Global

Sejak kesepakatan di COP29, Supervisory Body telah menetapkan sejumlah standar untuk menjamin integritas dan transparansi mekanisme pasar karbon, termasuk aturan tentang pengukuran dampak proyek, perhitungan emisi dasar (baseline), dan pencegahan kebocoran emisi (leakage).

Badan ini juga mengadopsi reversal standard untuk memastikan penyimpanan emisi tidak bocor dalam jangka panjang, serta standar dukungan bagi proyek di wilayah yang masih kekurangan kebutuhan dasar.

Agenda Menuju COP30

Pada Konferensi Iklim COP30 di Brasil, badan pengawas PBB akan mempresentasikan laporan tahunan sekaligus mengusulkan pengembangan metodologi baru untuk sektor energi terbarukan dan industri beremisi tinggi.

Langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar karbon global dan mendorong pembiayaan proyek-proyek iklim yang berdampak langsung pada pengurangan emisi dunia. (*/S-01)

BACA JUGA  Kecam Serangan AS dan Israel ke Iran, PBB minta Kembali ke Meja Perundingan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Raih Peringkat AA/Stable dan Predikat Sehat, Kalog Perkuat Kepercayaan Pelanggan

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) kembali menegaskan fundamental bisnis yang kuat dengan meraih peringkat AA dengan prospek Stabil (Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) serta mempertahankan tingkat…

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

BANK Indonesia Tasikmalaya bersama pemerintah daerah di Priangan Timur meluncurkan aplikasi terbaru Sindang (Sinergi Data Ngahiji) Priangan Timur. Platform ini mengintegrasikan data harga dan pasokan pangan lintas daerah serta dilengkapi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

  • August 1, 2026
Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

  • August 1, 2026
Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

  • August 1, 2026
Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

  • August 1, 2026
PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba

  • July 31, 2026
Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba

Bekuk Tampines Roves, Persib Sempurna di Grup A

  • July 31, 2026
Bekuk Tampines Roves, Persib Sempurna di Grup A