Tanah Longsor di Trenggalek Tewaskan 4 Orang

TANAH longsor melanda Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Sabtu (1/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa ini menewaskan empat orang dan menyebabkan satu warga mengalami luka berat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek melaporkan, longsor terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Struktur tanah yang labil membuat material tebing longsor dan menimpa satu rumah warga hingga rusak berat.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Cuaca yang tidak kondusif sempat menghambat proses pencarian, namun hingga Minggu (2/11) pagi seluruh korban telah ditemukan.

BACA JUGA  BNPB Ingatkan Sumatra Barat Masih Berpotensi Hujan

Empat korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban selamat mengalami luka berat dan telah mendapat perawatan medis di rumah sakit terdekat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengingatkan masyarakat dan petugas di lapangan agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

“Keselamatan menjadi prioritas utama. Bila hujan turun lebih dari satu jam, sebaiknya warga segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman,” ujar Abdul, Minggu (2/11).

BPBD Trenggalek masih terus memantau kondisi di sekitar lokasi longsor. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan karena hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan. (*/S-01)

BACA JUGA  Pemerintah Bangun Sistem Pesantren Tangguh Bencana

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak