Indonesia Usung Integritas Pasar Karbon di COP 30 Brasil

INDONESIA tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam UNFCCC Conference of the Parties (COP) ke-30 yang akan digelar di Belem, Brasil, dengan mengusung tema besar “Integritas Pasar Karbon Indonesia.”

Selain menargetkan perdagangan 50 juta ton CO ekuivalen sejak 2021, Indonesia juga memiliki potensi besar dari kredit karbon vintage sebelum 2020, termasuk dari skema Pembayaran Berbasis Kinerja di luar hasil kerja sama dengan Green Climate Fund dan Pemerintah Norwegia (RBC Norway).

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa COP 30 akan menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan penerapan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) yang inklusif, transparan, dan berintegritas tinggi dalam mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC).

BACA JUGA  KLH/BPLH Tetapkan 7 Lokasi Pembangunan PSEL

“Seluruh manfaat dari implementasi Nilai Ekonomi Karbon harus dikembalikan untuk mendukung aksi mitigasi dan adaptasi iklim demi pencapaian target NDC Indonesia,” ujar Hanif  saat menghadiri Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan Global Carbon Council (GCC) dan Plan Vivo Foundation, di Jakarta, Minggu (5/10).

Integritas pasar karbon

Hanif menjelaskan, Indonesia kini memperkuat daya saing (competitiveness) dalam perdagangan karbon global melalui sejumlah langkah strategis, di antaranya:

  • Penandatanganan Mutual Recognition Agreement (MRA) antara Sertifikasi Pengurangan Emisi GRK Indonesia (SPEI) dan Verified Carbon Standard (VCS) oleh Verra;
  • Letter of Intent (LoI) dengan Puro.earth untuk penggunaan metodologi bersama;
  • Penerbitan panduan bagi pengembang proyek yang bekerja sama dengan Gold Standard for the Global Goals (GS4GG).
BACA JUGA  Pemulihan Gambut dan Mangrove Jadi Strategi Net Zero Emmision

Sebelumnya, Indonesia juga telah melakukan kerja sama MRA dengan Global Carbon Council dan Plan Vivo, yang memperkuat peluang perdagangan karbon luar negeri.

“Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah membangun pasar karbon yang berintegritas, transparan, dan inklusif,” tegas Hanif.

KLH/BPLH terus mendorong pemanfaatan potensi sektor Forestry and Other Land Use (FOLU) dan energi melalui penerapan NEK multi-skema. MRA yang telah dijalin membuka ruang aksi mitigasi yang dapat dikuantifikasi menggunakan 58 metodologi berbasis alam (nature-based) dan 54 metodologi berbasis teknologi (technology-based).

Melalui kerja sama dengan Gold Standard, tercatat 29 proyek terdaftar, dengan 19 proyek bersertifikat desain yang telah menghasilkan sekitar 4,6 juta ton CO kredit karbon. Sementara kerja sama dengan Verra berpotensi menghasilkan rata-rata 17,27 juta ton CO ekuivalen per tahun, dengan target penerbitan unit karbon hingga pertengahan 2026.

BACA JUGA  DLH Jawa Barat Tegaskan Insinerator Belum Dilarang

Hanif menegaskan, keberhasilan pasar karbon Indonesia ditentukan oleh inklusi, transparansi, dan integritas, sesuai amanat Persetujuan Paris. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja

GUNA melayani penerbangan haji pada fase keberangkatan 20 April – 22 Mei 2026 dan fase kepulangan 30 Mei – 1 Juli 2026 melalui Bandara Internasional Yogyakart (YIA) dan Bandara Adi…

Peduli Kesehatan Mental, Fapet UGM Gelar Psychological First Aid

FAKULTAS Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan sesi edukasi  Psychological First Aid (PFA) bersama psikolog Ratih Ratnasari, M.Psi., di Auditorium drh. R. Soepardjo, Jumat (3/7). Kegiatan itu menjadi upaya fakultas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

  • July 5, 2026
Lestarikan Budaya Sunda, Pemkot dan HPDKI Gelar Ketangkasan Domba Garut

Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak Witan

  • July 5, 2026
Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak  Witan

Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

  • July 5, 2026
Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

  • July 4, 2026
Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

  • July 4, 2026
Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja

  • July 4, 2026
Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja