Visa H-1B: Jalur Tenaga Kerja Terampil Asing Masuk ke AS

VISA H-1B merupakan salah satu jenis visa kerja non-imigran yang paling banyak diminati tenaga kerja asing untuk berkarier di Amerika Serikat. Visa ini diperuntukkan bagi pekerja dengan keahlian khusus atau specialty occupation, terutama di bidang teknologi, sains, kesehatan, dan profesi profesional lainnya.

Jenis visa ini umumnya digunakan oleh insinyur perangkat lunak, profesional IT, peneliti, dokter, arsitek, hingga akuntan yang membutuhkan kualifikasi pendidikan minimal sarjana.

Visa H-1B berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang hingga maksimal enam tahun. Namun, untuk mendapatkannya tidak mudah. Pemohon harus memiliki perusahaan di AS yang menjadi sponsor, karena visa ini hanya bisa diajukan melalui pemberi kerja.

BACA JUGA  Wapres Umumkan Bebas Visa untuk Afrika Selatan

Setiap tahun, pemerintah AS membatasi penerbitan visa H-1B sekitar 65.000 kuota, ditambah 20.000 kuota khusus untuk lulusan pascasarjana dari universitas di AS. Karena jumlah peminat yang sangat tinggi, proses seleksi dilakukan melalui sistem undian (lottery).

Visa ini banyak digunakan oleh perusahaan teknologi besar seperti Google, Microsoft, Amazon, dan Meta untuk merekrut talenta asing. Keberadaannya dianggap strategis dalam menjaga daya saing industri teknologi AS di tengah ketatnya persaingan global. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT