Masyarakat Diimbau tidak Tertipu Info Rekrutmen di KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi palsu terkait rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan KAI.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menjelaskan rekrutmen KAI kali ini telah ditutup pada 3 September 2025 lalu.

Namun jelasnya ditemukan informasi pembukaan rekrutment dari website yang menyerupai laman resmi KAI dan dipastikan bukan berasal dari KAI.
Feni selanjutnya menyampaikan beredar situs maupun akun palsu yang menyebarkan lowongan kerja fiktif dan berpotensi menimbulkan korban serta kerugian materil.

Tidak dipungut biaya

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tidak mempercayai website atau akun rekrutmen di luar dari domain resmi kai.id. Proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs e-recruitment.kai.id dan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun,” ujar Feni.

BACA JUGA  KAI Gandeng UNS dalam Pengembangan Riset dan SDM

Feni kemudian meminta pelamar memperhatikan bahwa rekrutmen resmi KAI tidak ada pungutan biaya baik untuk biaya pendaftaran, seleksi maupun pelatihan.

Karena itu imbuhnya juga tidak ada sistem refund atau pengembalian dana. “Kami tidak bekerja sama dengan agen perjalanan, transportasi, maupun pihak ketiga manapun dalam proses rekrutmen,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. “KAI tidak pernah menjamin kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegasnya.

Kanal resmi KAI

Menurut Feni sumber informasi resmi hanya melalui website: e-recruitment.kai.id atau media sosial resmi @keretaapikita dan @KAI121.
KAI berharap masyarakat tetap berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang menjanjikan kelulusan. Seluruh informasi rekrutmen resmi akan selalu diumumkan melalui kanal resmi KAI.

BACA JUGA  Pertunjukkan Barongsai di Stasiun Yogyakarta Sambut Imlek

“Sejauh ini, KAI belum menerima laporan terkait adanya korban akibat website palsu tersebut. Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan ulang sebelum melamar. Jangan sampai tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambah Feni. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hari Lahan Basah 2026, Rehabilitasi Mangrove Diperkuat

PERINGATAN Hari Lahan Basah Sedunia 2026 mengusung tema “Rawat Tradisi, Lahan Basah Lestari”. Kementerian Kehutanan memusatkan peringatan nasional di Kalimantan Utara pada 7 Februari 2026 yang dihadiri Menteri Kehutanan Raja…

Menag Ajak Masjid di Jalur Mudik Jadi Oase Kemanusiaan

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memaparkan langkah Kementerian Agama dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Ia menegaskan Ramadan harus menjadi momentum penguatan ibadah yang dibarengi empati dan solidaritas sosial…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang