Masyarakat Diimbau tidak Tertipu Info Rekrutmen di KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi palsu terkait rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan KAI.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menjelaskan rekrutmen KAI kali ini telah ditutup pada 3 September 2025 lalu.

Namun jelasnya ditemukan informasi pembukaan rekrutment dari website yang menyerupai laman resmi KAI dan dipastikan bukan berasal dari KAI.
Feni selanjutnya menyampaikan beredar situs maupun akun palsu yang menyebarkan lowongan kerja fiktif dan berpotensi menimbulkan korban serta kerugian materil.

Tidak dipungut biaya

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tidak mempercayai website atau akun rekrutmen di luar dari domain resmi kai.id. Proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs e-recruitment.kai.id dan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun,” ujar Feni.

BACA JUGA  80% APBN dari Pajak, Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Informasi Akuntansi

Feni kemudian meminta pelamar memperhatikan bahwa rekrutmen resmi KAI tidak ada pungutan biaya baik untuk biaya pendaftaran, seleksi maupun pelatihan.

Karena itu imbuhnya juga tidak ada sistem refund atau pengembalian dana. “Kami tidak bekerja sama dengan agen perjalanan, transportasi, maupun pihak ketiga manapun dalam proses rekrutmen,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. “KAI tidak pernah menjamin kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegasnya.

Kanal resmi KAI

Menurut Feni sumber informasi resmi hanya melalui website: e-recruitment.kai.id atau media sosial resmi @keretaapikita dan @KAI121.
KAI berharap masyarakat tetap berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang menjanjikan kelulusan. Seluruh informasi rekrutmen resmi akan selalu diumumkan melalui kanal resmi KAI.

BACA JUGA  Jaga Kebersihan, KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah Personel

“Sejauh ini, KAI belum menerima laporan terkait adanya korban akibat website palsu tersebut. Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan ulang sebelum melamar. Jangan sampai tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambah Feni. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lulusan Perguruan Tinggi Didorong Perkuat Kompetensi dan Pengalaman Kerja

PERKEMBANGAN kecerdasan artifisial, digitalisasi, transisi energi hijau, serta perubahan demografi membawa perubahan besar terhadap dunia kerja. Kondisi tersebut menuntut calon tenaga kerja untuk tidak hanya mengandalkan latar belakang pendidikan, tetapi…

Pemkab Sleman Akan Imunisasi HPV Siswa dan Siswi Kelas V SD

PEMKAB Sleman akan menggelar imunisasi HPV (Human Pappilomavirus) kepada seluruh siswa kelas V SD/MI. Tahun ini, imunisasi HPV tersebut akan diberikan kepada siswa dan siswi. Berbeda dengan tahun sebelumnya, imunisasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mendiktisaintek Minta Mahasiswa Baru UPI Rendah Hati dan Tangguh

  • August 19, 2026
Mendiktisaintek Minta Mahasiswa Baru UPI Rendah Hati dan Tangguh

Mahasiswa Baru UIN Sunan Kalijaga Awali PBAK dengan Salat Duha Bersama

  • August 19, 2026
Mahasiswa Baru UIN Sunan Kalijaga Awali PBAK dengan Salat Duha Bersama

Sertijab Polda DIY, Dua Pejabat Baru Isi Posisi Strategis Reserse Narkoba

  • August 19, 2026
Sertijab Polda DIY, Dua Pejabat Baru Isi Posisi Strategis Reserse Narkoba

Unhas dan Kedubes Belanda Bahas Penguatan Kemitraan Multilateral

  • August 19, 2026
Unhas dan Kedubes Belanda Bahas Penguatan Kemitraan Multilateral

Lulusan Perguruan Tinggi Didorong Perkuat Kompetensi dan Pengalaman Kerja

  • August 19, 2026
Lulusan Perguruan Tinggi Didorong Perkuat Kompetensi dan Pengalaman Kerja

Pemkab Sleman Akan Imunisasi HPV Siswa dan Siswi Kelas V SD

  • August 19, 2026
Pemkab Sleman Akan Imunisasi HPV Siswa dan Siswi Kelas V SD