Masyarakat Diimbau tidak Tertipu Info Rekrutmen di KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi palsu terkait rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan KAI.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menjelaskan rekrutmen KAI kali ini telah ditutup pada 3 September 2025 lalu.

Namun jelasnya ditemukan informasi pembukaan rekrutment dari website yang menyerupai laman resmi KAI dan dipastikan bukan berasal dari KAI.
Feni selanjutnya menyampaikan beredar situs maupun akun palsu yang menyebarkan lowongan kerja fiktif dan berpotensi menimbulkan korban serta kerugian materil.

Tidak dipungut biaya

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tidak mempercayai website atau akun rekrutmen di luar dari domain resmi kai.id. Proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs e-recruitment.kai.id dan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun,” ujar Feni.

BACA JUGA  PT KAI Ubah Sejumlah Perjalanan Kereta mulai 1 Juli 2024

Feni kemudian meminta pelamar memperhatikan bahwa rekrutmen resmi KAI tidak ada pungutan biaya baik untuk biaya pendaftaran, seleksi maupun pelatihan.

Karena itu imbuhnya juga tidak ada sistem refund atau pengembalian dana. “Kami tidak bekerja sama dengan agen perjalanan, transportasi, maupun pihak ketiga manapun dalam proses rekrutmen,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. “KAI tidak pernah menjamin kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegasnya.

Kanal resmi KAI

Menurut Feni sumber informasi resmi hanya melalui website: e-recruitment.kai.id atau media sosial resmi @keretaapikita dan @KAI121.
KAI berharap masyarakat tetap berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang menjanjikan kelulusan. Seluruh informasi rekrutmen resmi akan selalu diumumkan melalui kanal resmi KAI.

BACA JUGA  Hadapi Libur Panjang, Daop 6 Sediakan 126.940 Kursi

“Sejauh ini, KAI belum menerima laporan terkait adanya korban akibat website palsu tersebut. Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan ulang sebelum melamar. Jangan sampai tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambah Feni. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen (Purn) Sony Sonjaya menjelaskan tata cara atau mekanisme yang benar untuk bisa menghadirkan lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG (makan…

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

FENOMENA ​banjir rob kembali merendam sejumlah kawasan pesisir di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Luapan air laut akibat pasang setinggi mulai naik sejak Sabtu (16/5) dan melumpuhkan aktivitas warga di empat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG