Mengenal Asal-usul Istilah ACAB dan Kode Angka 1312

ACAB yang merupakan singkatan dari “All Cops Are Bastards” sejak lama dikenal sebagai slogan protes terhadap aparat kepolisian. Ungkapan ini pertama kali muncul di Inggris pada awal abad ke-20, terutama di kalangan buruh yang menentang tindakan represif aparat saat demonstrasi.

Pada 1940-an, istilah ini mulai populer di dalam penjara Inggris. Banyak narapidana menato huruf A.C.A.B. di jari tangan sebagai simbol perlawanan terhadap polisi dan sistem hukum. Memasuki era punk dan skinhead pada tahun 1970–1980-an, ACAB semakin mendunia lewat musik, grafiti, dan budaya jalanan, hingga menjadi identik dengan simbol antiautoritarian.

Untuk menghindari sensor atau tindakan hukum, muncullah versi kode angka. ACAB diterjemahkan menjadi 1312, sesuai urutan huruf dalam alfabet:

  • A = 1
  • C = 3
  • A = 1
  • B = 2
BACA JUGA  Komisi III DPR Kawal Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan

Kode angka 1312 kemudian banyak digunakan dalam grafiti, mural, tato, hingga media sosial, sebagai cara lebih tersamar untuk menyuarakan kritik terhadap otoritas.

Hingga kini, ACAB maupun 1312 tetap menjadi simbol perlawanan yang kontroversial. Bagi sebagian orang, istilah ini dianggap sebagai ujaran kebencian, sementara bagi kelompok perlawanan, ACAB dipandang sebagai simbol solidaritas dan kebebasan berekspresi.

Tagar ACAB dan tagae 1312 ramai di media sosial setelah tewasnya Affan Kurniawan terlindas mobil taktis Baracuda di sekitar Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8). Kasus ini menjadi kasus nasional yang memicu demo berkelanjutan menuntut Polri transparan dalam mengusut tewasnya Affan Kurniawan. (*/S-01)

BACA JUGA  Komisi III DPR Kawal Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan

Siswantini Suryandari

Related Posts

SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui AXIS sukses menggelar Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java di GOR Futsal ITB Jatinangor, Sabtu (19/9). Dalam laga puncak tersebut, SMAN…

Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai 411 Orang

KASUS keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah terus bertambah. Informasi terakhir, per Kamis (25/9/2026) sore, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat ada 411 orang jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

  • September 25, 2026
SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

  • September 25, 2026
Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

  • September 25, 2026
Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

Anak Muda Disebut Makin Rentan Kena Gangguan Mental

  • September 25, 2026
Anak Muda Disebut Makin Rentan Kena Gangguan Mental