Komisi III DPR Kawal Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan

KOMISI III DPR RI akan mendatangi Polda Sumatra Barat dan Polres Solok Selatan terkait kasus polisi tembak polisi.

“Senin depan Komisi III DPR RI akan mendatangi Polda Sumbar dan Polres Solok Selatan terkait kasus penembakan yang menewaskan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan,” kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11).

Menurutnya peristiwa itu sangat memprihatinkan, korban tewas karena perilaku oknum yang brutal.

“Kalau motifnya adalah karena ketidaksukaan dibongkarnya penambangan ilegal, maka pelaku juga harus dituntut atas perbuatannya melindungi tambang ilegal,” katanya.

Habiburokhman meyakini Kapolri Listyo Sigit akan bertindak tegas menangani kasus polisi tembak polisi tersebut.

“Penegakan hukum pasti akan dilakukan baik dalam konteks pidana maupun konteks etik dan disiplin,” ujarnya.

BACA JUGA  Kapolri: Polda Sumbar Usut Tuntas Kasus Polisi Tembak Polisi

Peristiwa penembakan polisi oleh polisi terjadi Jumat (22/11) sekitar pukul 00.43 WIB di kawasan Kantor Polres Solok Selatan.

AKP URA menjadi korban penembakan. Kabag Ops AKP DI diduga sebagai pelaku penembakan.

Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono mengatakan AKP DI menyerahkan diri.

Kapolda mengungkapkan  AKP DI tidak terima terhadap AKP URA yang melakukan penegakan hukum terhadap tambang-tambang ilegal di Solok Selatan.

Terduga menembak rekan sejawatnya menggunakan senjata api mengenai bagian kepala.

Korban mengalami luka serius dan dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Sumbar. AKP URA meninggal dunia pukul 08.40 WIB. (*/S-01)

BACA JUGA  Komisi III DPR RI Bakal Panggil Kapolres dan Kajari Sleman

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

Kemlu Minta Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) mengatakan jika warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh tentara Israel bertambah dua orang. Dengan begitu, total ada sembilan WNI yang diculik oleh pasukan Israel dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG