Apa Itu Daddy Issues? Kenali Tanda dan Penyebabnya

ISTILAH  daddy issues belakangan ini lagi ramai di jagat maya. Daddy issues kerap digunakan untuk menggambarkan dampak psikologis dari hubungan yang kurang sehat dengan figur ayah. Meski bukan istilah medis resmi, kondisi ini sering tercermin dalam pola hubungan seseorang ketika dewasa.

Beberapa tanda umum yang kerap muncul antara lain:

  • Ketertarikan pada pasangan lebih tua: Dorongan bawah sadar untuk mencari figur ayah yang bisa memberi perhatian, rasa aman, dan kasih sayang yang tidak didapat di masa kecil.
  • Butuh validasi berlebihan: Selalu ingin diyakinkan atau mendapat kasih sayang dari pasangan karena rasa tidak aman dan kesulitan mempercayai orang lain.
  • Sikap posesif dan takut ditinggalkan: Keinginan kuat mempertahankan hubungan meski tidak sehat, akibat ketakutan mendalam terhadap kesepian.
  • Rasa tidak percaya diri dan sulit percaya: Kesulitan mempercayai pria lain, bahkan sering memproyeksikan ketidakamanan diri kepada pasangan.
BACA JUGA  Jangan Jadi Ayah Absen: 80% Anak Indonesia Fatherless

Penyebab :

  • Ayah yang absen: Tumbuh besar tanpa kehadiran ayah yang konsisten.
  • Hubungan disfungsional: Memiliki ayah yang emosionalnya jauh, tidak dapat diandalkan, atau bahkan melakukan kekerasan.
  • Keterikatan tidak aman: Pengalaman masa kecil yang membentuk pola keterikatan tidak sehat, sehingga menyulitkan seseorang menjalin hubungan yang stabil di kemudian hari.

Meskipun istilah ini sering dipakai secara populer, para ahli psikologi lebih sering mengaitkannya dengan masalah keterikatan (attachment issues).

Penting diingat, tidak semua orang yang tumbuh dengan ayah yang absen atau bermasalah akan mengalami kondisi ini, karena banyak faktor lain yang turut berperan dalam perkembangan emosional seseorang. (*/S-01)

BACA JUGA  Kenali Unfinished Business, Pengalaman Emosional Belum Kelar

Siswantini Suryandari

Related Posts

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

TUNTUTAN Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada negara-negara NATO untuk membantunya  membuka Selat Hormuz yang diblok Iran ditolak mentah-mentah. Penolakan itu salah satunya ditegaskan Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul.…

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

SEMUA masakan yang dihadirkan dengan kesungguhan hati, pasti akan menghadirkan cita rasa yang istimewa. Hal itulah yang dilakukan Hikiniku to Come. Sejak didirikan di Kichijoji, Tokyo pada 2020, Hikiniku to…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

  • March 17, 2026
Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

  • March 17, 2026
Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

  • March 17, 2026
Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

  • March 16, 2026
Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

  • March 16, 2026
BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026