Cek yuk, Apakah E-mail Kita Bocor?

DI era digital yang semakin kompleks, ancaman terhadap keamanan data bukan lagi sekadar wacana, tetapi kenyataan yang harus dihadapi dengan kesadaran dan keterampilan memadai.

Selain masyarakat secara umum ada pula sekelompok masyarakat khususnya kaum profesional termasuk jurnalis yang kerap menjadi sasaran serangan siber.

Jurnalis menjadi sasaran serangan siber karena peranannya yang vital dalam penyebaran informasi.

Manusia merupakan bagian terlemah dari jaringan keamanan komputer atau human is the weakest link in computer security. Karena itu harus menyadari untuk memiliki kemampuan menangkal serangan siber.

Prilaku pengguna

Menurut dia, keamanan digital bukan semata soal perangkat lunak dan teknologi canggih, melainkan juga soal perilaku pengguna.

BACA JUGA  Perlu Perbaikan Tata Laksana Klinis untuk Capai Nol Kematian Dengue 2030

Dalam banyak kasus, kerentanan justru muncul bukan dari sistemnya, melainkan dari kelalaian penggunanya—seperti penggunaan password yang lemah, satu email untuk semua akun, hingga abai terhadap fitur keamanan tambahan.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah e-mail yang dengan melakukan pemeriksaan e-mail melalui situs HaveIBeenPwned.com dan disusul dengan menguji keandalan password atau kata sandi dengan menerapkan aplikasi password manager.

Password manager dimanfaatkan untuk menyimpan kata sandi yang aman. Kami ingatkan, agar tidak menggunakan password atau kata sandi yang sama untuk semua email.

Bahkan, Yudi meminta agar masyarakat menggunakan e-mail yang berbeda-beda untuk kepentingan yang berbeda. Jangan satu e-mail untuk segara urusan.

Sesuai fungsi

Masyarakat harus mengenakan strategi pemisahan e-mail berdasar fungsi, semisal officialk e-mail untuk urusan pejernaan, banking e-mail untuk transaksi keuangan, social media e-amil untuk aktivitas digital dan e-mail lainnya untuk kebutuhan umum.

BACA JUGA  Gandeng Braga By Artotel, Seniman Bill Mohdor Gelar Pameran Bertajuk Artventure

Ini perlunya password manager. Setiap e-mail memiliki password atau kata sandi yang berbeda-beda. Konsep ini bertujuan untuk membatasi dampak jika satu akun mengalami kebocoran data, sehingga tidak menjalar ke akun-akun penting lainnya.

Masyarakat untuk memahami pentingnya memilih jenis identitas dalam dunia maya—apakah menggunakan nama asli (real identity), nama samaran (pseudonim), atau sepenuhnya anonim.

Konsekuensi hukum

Setiap pilihan memiliki konsekuensi hukum tersendiri, terutama saat berinteraksi di ruang digital yang rentan terhadap penyebaran informasi, pelanggaran privasi, hingga tindak kejahatan siber.

Keamanan siber bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal perilaku. Bahkan sistem yang terenkripsi pun bisa ditembus jika penggunanya lalai.

Oleh karena itu, penguatan literasi digital, khususnya bagi jurnalis yang berada di garis depan dalam ekosistem informasi, merupakan investasi strategis untuk membangun ketahanan siber nasional. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Puluhan Game dan Program AI Karya Mahasiswa dan Dosen FTI UII Dipamerkan

(Kepala Pusat Studi Forensika Digital Universitas Islam Indonesia, IEEE Dr. Yudi Prayudi)

Dimitry Ramadan

Related Posts

UGM Gandeng Indosat-NVIDIA Luncurkan AI Technology Center

UNIVERSITAS Gadjah Mada bersama Indosat Ooredoo Hutchison dan NVIDIA resmi meluncurkan AI Technology Center di GIK UGM, pada Kamis (13/8). Peluncuran AI Technology Center ini sekaligus menjadi bagian dari upaya…

Perlu Reorientasi Pendidikan agar Dunia Kerja Bisa Serap para Lulusan

GURU Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Prof. Dr. R. Agus Sartono, M.B.A., menyampaikan melalui momentum putusan Mahkamah Konstitusi terkait anggaran fungsi pendidikan perlu dimanfaatkan untuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara