Empat Pakar Hukum UII Hadiri IP Collegium Tokyo 2026

EMPAT pakar Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) menghadiri Meeting and Seminar “IP Collegium” Tokyo yang diselenggarakan oleh Japan Institute for Promoting Invention and Innovation (JIPII) pada 12-14 Februari 2026.

Berdasarkan rilis Kantor Humas Universitas Islam Indonesia yang diterima Mimbar Nusantara, Rabu (18/2), keempat akademisi yang diundang dalam IP Collegium Tokyo 2026 yakni Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H., M.Hum; Prof. Nandang Sutrisno, S.H., M.Hum., LL.M., Ph.D; Dodik Setiyawan Nurheriyanto, S.H., M.Hum., LL.M., Ph.D; serta Galih Ramadhan, S.H., M.Hum., LL.M.

Bahas AI dan Hak Kekayaan Intelektual

Pada hari pertama, forum membahas tema Application of AI in the Acquisition and Utilization of IPRs. Kegiatan ini dihadiri para akademisi dan praktisi hak kekayaan intelektual dari berbagai negara, antara lain Jepang, India, Filipina, Malaysia, Vietnam, Thailand, Mesir, Indonesia, Myanmar, dan Singapura.

BACA JUGA  Mahfud MD: Sudah Ada Pemikiran Amandemen UUD

Para peserta mempresentasikan serta mendiskusikan perkembangan regulasi kecerdasan buatan (AI) dan hak kekayaan intelektual di masing-masing negara.

Soroti Teknologi Lingkungan Jepang

Pada hari kedua, seminar mengangkat tema How can Japanese environmental technologies be effectively applied to real environmental challenges around the world.

Dalam sesi ini dipaparkan berbagai praktik baik pengembangan invensi di bidang lingkungan oleh sejumlah perusahaan dan inventor Jepang, khususnya terkait teknologi pengolahan air yang telah dipatenkan dan diterapkan untuk menjawab tantangan kebutuhan air secara global.

Melalui kegiatan tersebut, akademisi Fakultas Hukum UII memperoleh berbagai informasi dan wawasan mengenai perkembangan hukum AI di berbagai negara, sekaligus praktik penerapan invensi yang telah dilindungi paten untuk kepentingan masyarakat luas.

BACA JUGA  Tim GMAT UGM Wakili RI di Kompetisi Robotika Jepang

Prof. Budi Agus Riswandi yang mewakili Fakultas Hukum UII dalam bidang hak kekayaan intelektual menilai forum seperti IP Collegium Tokyo dapat menjadi contoh kolaborasi lintas negara.

“IP dikaji lintas negara sekaligus menjadi ajang membuktikan bahwa IP memiliki praktik baik bagi masyarakat luas hingga lingkungan global,” ujarnya.

Ia berharap Indonesia yang tengah mendorong program hilirisasi sains dan teknologi dapat mengembangkan forum serupa, sehingga hak kekayaan intelektual benar-benar menjadi instrumen strategis dalam mengawal proses hilirisasi tersebut. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

Siswantini Suryandari

Related Posts

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

MULAI hari ini, pengunjung Candi Borobudur bisa memilih untuk menetralkan emisi karbon dari perjalanannya, cukup dengan satu pilihan tambahan saat membeli tiket masuk. Pilihan itu dihadirkan melalui Inisiatif Strategis Dekarbonisasi…

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

FILM dokumenter pendek berjudul “The Candles From The Edge” yang disutradarai oleh Aru Dewangga, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

  • October 6, 2026
Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

  • October 5, 2026
Mahasiswa RPL Unisa Raih Predikat Terbaik Uji Kompetensi Keperawatan

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

  • October 5, 2026
Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

  • October 5, 2026
PSI Cianjur Bidik Enam Kursi DPRD pada Pileg 2029

Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

  • October 5, 2026
Bawa Suara Petani, Film Dokumenter Karya Mahasiswa UGM Tembus Semifinal Inspiring Asia

Bantu Mahasiswa UTS, Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis

  • October 5, 2026
Bantu Mahasiswa UTS,  Fapet UGM Bagikan 2.577 Butir Telur Rebus Gratis