Mahasiswa UNY Ajak Warga Produksi Hijab Motif Eco-Pri

UNTUK membuka peluang ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan income keluarga, para dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengajak ibu-ibu dan pelaku UMKM di Kampung Emas Krapyak IX Seyegan, Sleman memproduksi hijab bermotif eco-print.

Kampung Emas Seyegan merupakan salah satu desa dampingan UNY sejak 2023 sebagai laboratorium pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan hijab ecoprint ini dipilih karena sesuai  kebutuhan dan potensi warga, terutama para perempuan yang sebagian besar berprofesi sebagai ibu rumah tangga dengan latar belakang pendidikan dasar.

Pewarna alami

Ecoprint, sebagai teknik cetak kain menggunakan daun dan pewarna alami, dinilai mudah dipelajari, memiliki nilai seni, sekaligus potensi ekonomi tinggi.

Pelatihan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa dari Departemen Pendidikan Vokasi UNY, khususnya Prodi Sarjana Terapan Tata Busana.

Tim pelaksana terdiri atas Dr. Nur Kholifah, M.Pd. (ketua), bersama anggota Triyanto, M.Pd., Resi Sepsilia Elvera, M.Pd., Windu Wulan Sari, M.Pd., Linda Kartika Sari, M.Pd., Noorvita Kurnia Hayati, M.Pd., Fitria Oktariani, M.Pd., Desnanda Putri Sagita, M.Pd., dan Lia Pramesti, M.Pd.

BACA JUGA  Sheikalova Hijab, Brand Lokal Asal Tasikmalaya

Selain itu, pelatihan juga melibatkan enam mahasiswa yang membantu dalam proses pendampingan teknis dan komunikasi dengan peserta.

Kearifan lokal

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui teknik ramah lingkungan dan berbasis kearifan lokal.

“Kami merancang pelatihan ini sebagai pintu masuk agar masyarakat, khususnya perempuan, memiliki keterampilan baru yang aplikatif dan bernilai ekonomi. Hijab ecoprint adalah produk yang dekat dengan keseharian dan mudah dipasarkan,” ujar Dr. Nur Kholifah.

Pelatihan berlangsung selama beberapa hari dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi.

BACA JUGA  Parah! Kata Hijab pun Digunakan untuk Prostitusi

Pemasaran digital

Para peserta diajak memahami teknik dasar ecoprint, mulai dari pemilihan daun, pre-treatment kain, hingga teknik penguapan (STEAM). Tak hanya praktik membuat motif hijab, peserta juga dibekali materi strategi pemasaran digital agar produk mereka bisa menembus pasar daring.

Selama proses praktik, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka bereksperimen dengan motif dari daun jati, jarak, dan jambu.

Hasilnya adalah hijab dengan motif alami yang unik dan artistik. Penilaian produk dilakukan berdasarkan presisi motif, komposisi warna, kerapihan desain, dan keunikan, dengan skor rata-rata di atas 4,3 dari skala 5.

“Kami baru tahu ternyata daun sekitar rumah bisa disulap jadi hijab cantik. Saya jadi semangat untuk membuat lagi dan menjual,” ungkap Rina, salah satu peserta pelatihan.

BACA JUGA  Parah! Kata Hijab pun Digunakan untuk Prostitusi

Kreativitas lokal

Program ini menjadi bukti peran UNY dalam mewujudkan UNY Berdampak dan Diktisaintek Berdampak melalui pemberdayaan masyarakat.

Hijab ecoprint menjadi simbol bahwa kreativitas lokal bisa menjadi sumber ekonomi baru, sekaligus membangun kepercayaan diri perempuan desa untuk berdaya secara mandiri.

Ke depan, pelatihan ini direncanakan untuk dikembangkan menjadi usaha kelompok dan edukasi wisata tekstil ramah lingkungan.

Tim berharap keterampilan yang telah diperoleh dapat terus dipraktikkan dan ditingkatkan melalui pendampingan lanjutan dan pelatihan produk turunan seperti syal, tas, dan aksesori lainnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

KEPOLISIAN Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi kamtibmas pascaaksi demo masyarakat di kawasan Gedung DPRD DIY pada Selasa malam. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan,  menjelaskan situasi…

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

Polda Jawa Tengah mengungkap jaringan perjudian jenis togel yang beroperasi di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kota Semarang. Pengungkapan ini menyasar sejumlah peran dalam praktik perjudian, mulai dari pengepul kupon,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah