Pemprov Jateng Tangani Banjir Rob di Demak Komprehensif

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah terus menanam pohon mangrove, normalisasi sungai, hingga revitalisasi tanggul dalam penanganan banjir rob di Kabupaten Demak.

Pemerintah pusat juga membangun kolam retensi dan tanggul laut (giant sea wall) dalam menangani banjir rob di Demak.

“Daerah Sayung benar-benar membutuhkan atensi, bukan hanya atensi saja, tapi kerja nyata,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin usai menanam mangrove bersama warga di Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Rabu, (28/5).

Taj Yasin menuturkan usulan dari Pemkab Demak terkait peninggian jalan telah ditindaklanjuti. Usulan yang dimaksud yakni permintaan anggaran sebesar Rp1,7 triliun, akan diupayakan secara bertahap.

“Saat ini kami tengah menghitung kebutuhan dana untuk memperbaiki infrastruktur jalan kabupaten yang terdampak, diperkirakan kasarnya ada antara Rp300 hingga Rp500 miliar dari total pengajuan,” ujar Yasin.

BACA JUGA  Tim Transisi Ngopeni Ngelakoni Jateng Belanja Masalah

Penanganan banjir rob juga mencakup normalisasi sungai dan revitalisasi tanggul agar aliran air dapat kembali ke laut dengan lancar.

“Kami tidak bisa hanya meninggikan jalan, tetapi sekaligus harus mengendalikan aliran air,” kata Taj Yasin.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah pusat sangat penting mengingat Provinsi Jawa Tengah membawahi 35 kabupaten. Kabupaten Pemalang juga mengajukan jumlah anggaran serupa.

Taj menambahkan penanaman mangrove menjadi salah satu solusi karena dapat menahan lumpur dan pasir sekaligus menguatkan daratan.

Penanaman ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan membuka peluang wisata. Masyarakat juga diedukasi mengenai pengelolaan sampah menjadi bagian integral dari upaya tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membangun bendungan untuk mengurangi debit air dan mendukung operasi pompa di wilayah rawan banjir rob. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Pemprov Jateng Beri Bantuan untuk Korban Sumur Minyak Blora

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan…

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

  • August 13, 2026
Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

  • August 13, 2026
Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora