Polda Jateng Berkomitmen Berantas Premanisme

POLDA Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat dan menghambat iklim investasi di daerah. Langkah itu merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pentingnya memberantas segala bentuk kriminalitas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan publik.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyatakan bahwa premanisme tak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi stabilitas sosial dan ekonomi.

“Premanisme yang melanggar hukum akan kami tindak tegas. Selain masalah penegakan hukum, ini juga terkait perlindungan terhadap hak-hak masyarakat kecil,” tegas Kabid Humas. Minggu (11/5)

Seluruh Kasatgas

Operasi yang diberi sandi Aman Candi 2025 diawali dengan rapat koordinasi pada 6 Mei 2024 lalu, dipimpin oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dan menghadirkan Karo Ops Kombes Pol Basya Radyananda sebagai pemateri. Kegiatan ini melibatkan seluruh Kasatgas dan Kasubsatgas dari jajaran Polda Jateng.

BACA JUGA  Polda Jateng Terapkan KRYD di Objek Wisata

Pelaksanaan operasi mengedepankan tiga pendekatan utama: preemtif, preventif, dan represif. Edukasi hukum melalui penyuluhan serta patroli dialogis di titik-titik rawan seperti pasar, terminal, dan kawasan parkir liar menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat.

“Patroli rutin kami lakukan secara konsisten. Bila ditemukan indikasi praktik premanisme, kami akan bertindak secara profesional dan proporsional,” jelas Kombes Pol Artanto.

Juga di sampaikan oleh Kabid Humas bahwa dalam sebuah kegiatan rutin Kepolisian pada Sabtu (10/5) sebanyak 360 orang diamankan dari berbagai kategori pelanggaran. Mereka adalah juru parkir liar (131 orang), pelaku pungli (11), pengamen/anak punk (59), pemabuk (18), penjual miras ilegal (6),
Pembalap liar (134), dan pelaku tawuran (1).

BACA JUGA  Rayakan HUT Bhayangkara, Kapolda Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

Lapor ke polisi

Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan praktik pungli, pemalakan, maupun intimidasi. Layanan pengaduan 24 jam disediakan melalui Call Center 110 serta jaringan Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Premanisme adalah musuh bersama. Ini bagian dari upaya kolektif dalam membangun lingkungan yang aman,”pungkasnya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Beri Kompensasi untuk Kusir Delman dan Tukang Becak

GUBERNUR Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberi kompensasi kepada para pengemudi transportasi tradisional di jalur mudik dan wisata Kabupaten Garut selama libur Lebaran 2026. Kebijakan itu dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu…

Sambut Lebaran, DNY Skincare Bagikan Bingkisan untuk Dhuafa dan Difabel

KLINIK Kecantikan DNY Skincare berbagi berkah Ramadan kepada ribuan warga dhuafa, penyandang disabilitas, dan anak yatim menjelang hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. Sebanyak 2.600 paket bingkisan lebaran, dibagikan secara…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

459.570 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek hingga H-8 Idulfitri

  • March 14, 2026
459.570 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek  hingga H-8 Idulfitri

Alonso Disebut Semakin Dekat Menuju Anfield

  • March 14, 2026
Alonso Disebut Semakin Dekat Menuju Anfield

Pemprov Jabar Beri Kompensasi untuk Kusir Delman dan Tukang Becak

  • March 14, 2026
Pemprov Jabar Beri Kompensasi untuk Kusir Delman dan Tukang Becak

Jelang Puncak Mudik Lebaran, KAI Logistik Perkuat Kesiapan

  • March 14, 2026
Jelang Puncak Mudik Lebaran, KAI Logistik Perkuat Kesiapan

Sambut Lebaran, DNY Skincare Bagikan Bingkisan untuk Dhuafa dan Difabel

  • March 14, 2026
Sambut Lebaran, DNY Skincare Bagikan Bingkisan untuk Dhuafa dan Difabel

Terjaring OTT, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Dibawa ke Jakarta

  • March 14, 2026
Terjaring OTT, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Dibawa ke Jakarta